Nasional

Tiga Siswa Madrasah Lolos Paskibraka Pusat 2026, Ini Profilnya

Bagikan:
Tiga siswa madrasah terpilih menjadi Paskibraka pusat 2026

Tiga siswa madrasah dari Riau, Banten, dan Sumatra Selatan terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat pusat 2026 dan akan mengibarkan Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Pengumuman ini menegaskan potensi madrasah dalam menyiapkan generasi muda berdisiplin dan berjiwa kebangsaan.

Profil singkat peserta

Riau diwakili oleh Rizqy Aditya Siregar, siswa MAN Insan Cendekia Siak. Rizqy mencatat sejarah sebagai siswa pertama dari madrasah tersebut yang berhasil menembus Paskibraka tingkat pusat.

Dari Banten, terpilih Adzra Khairy Fadian, siswi kelas XI MAN 1 Kota Serang. Adzra lolos setelah mengikuti seleksi berjenjang hingga tingkat nasional dan mengaku tertarik pada baris-berbaris serta kedisiplinan.

Sumatra Selatan diwakili Khalyana Zahira Sandi dari MAN 1 Lubuklinggau. Khalyana aktif di kegiatan madrasah, termasuk ekstrakurikuler Paskibra, Tim Jurnalistik Laskar Madrasah, dan Improv Art Community.

Proses seleksi dan kriteria

Perjalanan Rizqy dimulai pada seleksi Paskibraka Provinsi Riau pada 16–21 Mei 2026 di Pekanbaru. Semua peserta melewati rangkaian penilaian ketat sebelum lolos ke verifikasi tingkat pusat.

Komponen seleksi meliputi:

  • kesehatan
  • kesamaptaan jasmani
  • wawasan kebangsaan
  • psikologi
  • baris-berbaris
  • kepribadian, kepemimpinan, dan kedisiplinan

Keberhasilan ketiganya merupakan hasil konsistensi latihan fisik, kesiapan mental, serta penguatan nilai kebangsaan selama proses seleksi berjenjang.

Respons Kementerian Agama

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberi apresiasi terhadap capaian tersebut dan menyatakan bahwa prestasi ini membuktikan potensi siswa madrasah tidak hanya pada bidang keagamaan, tetapi juga pada disiplin dan nasionalisme.

"Anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki disiplin dan fisik tangguh. Mereka juga memiliki nasionalisme tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,"

Menag berpesan agar para peserta tetap rendah hati dan memandang tugas ini sebagai ajang pembentukan karakter kepemimpinan.

"Saya berpesan agar momen bersejarah ini dijadikan pendorong semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Jangan melupakan akar nilai-nilai keagamaan,"

Makna dan harapan ke depan

Keberhasilan siswa madrasah menembus Paskibraka pusat memberi sinyal bahwa madrasah dapat menjadi wahana pembentukan pemuda berintegritas dan berdaya saing. Kementerian Agama berharap nilai moderasi beragama dan integritas yang diperoleh menjadi teladan bagi generasi muda.

Dengan pengalaman di Istana Merdeka, ketiga siswa diharapkan mampu meneruskan peran sebagai duta kebangsaan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan madrasah masing-masing.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait