Luna Guitarworks dan Tony Wenas Dorong Produk Lokal ke Pasar Global
Luna Guitarworks dan pengusaha Tony Wenas bertemu Rabu, 12 Agustus 2026, untuk membahas strategi membawa produk lokal ke pasar internasional. Pertemuan fokus pada peningkatan kualitas, value, dan narasi kuat agar produk Indonesia bisa bersaing dan dijual pada kisaran harga premium.
Pertemuan dan fokus pembahasan
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi dan audiensi. Pemilik sekaligus CEO Luna Guitarworks, Tatag Bintara Yudha, menjelaskan bahwa diskusi menyinggung aspek ekonomi kreatif dan bagaimana produk lokal dapat menjangkau pasar global.
"Beliau mengundang saya untuk bercakap-cakap perihal karya anak bangsa itu seperti apa. Dalam hal ini beliau melihat aspek ekonomi kreatif, industri kreatif, Luna Guitarworks, yang mengedepankan soal value," ujar Tatag, Rabu, 12 Agustus 2026.
Target pasar dan nilai produk
Tatag menekankan bahwa pembicaraan tidak hanya soal UMKM skala lokal. Menurutnya, produk anak bangsa harus dibentuk agar mampu go international dengan harga jual yang kompetitif di pasar premium.
"Bukan hanya terkait bicara UMKM saja, tetapi produk anak bangsa bagaimana bisa go international. Menembus pasar global dengan harga di atas 3.000 sampai dengan 5.000 USD," kata Tatag.
Ia menambahkan bahwa Luna Guitarworks hadir untuk menunjukkan bahwa produk terbaik anak bangsa dapat memenuhi permintaan internasional, bukan sekadar pasar domestik.
"Kalau produk terbaik anak bangsa itu ialah kita anak bangsa berkreasi. Seperti membuat karya dan ada permintaan demand dari pasar internasional, bukan hanya pasar lokal," ujar Tatag.
Tiga pondasi pengusaha menurut Tony Wenas
Dalam pertemuan, Tatag juga menyampaikan tiga pondasi yang menurut Tony Wenas sangat penting bagi pengusaha untuk membangun hubungan bisnis. Ketiganya bersifat sederhana namun mendasar.
- Disiplin
- Jujur
- Memiliki attitude yang baik
"Karena itu menjadi dasar untuk kita bisa berinteraksi sama buyer, berinteraksi sama partner. Menarasikan anak bangsa, komunitas, atau karya ini dengan asosiasi maupun teman-teman sefrekuensi dalam konteks industri ekonomi kreatif," ucap Tatag.
Narasi kuat dan peningkatan kualitas berkelanjutan
Tatag menilai narasi produk sama pentingnya dengan kualitas. Narasi yang baik harus menjelaskan konteks produk, kemampuan pembuat, dan posisinya di lanskap nasional serta internasional.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas harus dilakukan secara berkelanjutan agar produk tetap relevan dan bertahan di pasar global.
"Sebenarnya Luna Guitarworks ini hadir karena memenuhi sebuah value. Sebuah value bukan soal angka, tapi soal nilai," kata Tatag.
Implikasi dan langkah ke depan
Pertemuan ini menegaskan kebutuhan sinergi antara pembuat produk, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif untuk membangun narasi dan standar kualitas bersama. Upaya itu diharapkan membuka akses ke pasar internasional dan memperkuat posisi produk Indonesia di segmen premium.
Ke depan, fokus akan pada peningkatan mutu produk, pengemasan narasi yang jelas, serta membangun relasi dengan buyer dan partner global untuk memperbesar peluang ekspor.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Pertamina Lubricants Pasok 1,23 Miliar Liter dan Garap Ceruk EV
Pertamina Lubricants memasok 1,23 miliar liter oli per tahun dan kembangkan produk untuk EV, dengan pusat pr...
Kampung Iklim Tugu Utara Raih Kalpataru, Tambah Laboratorium Edukasi
Program Kampung Iklim binaan Pertamina Lubricants di Tugu Utara meraih Kalpataru dan menambah laboratorium e...
Pertamina Lubricants Pasok 1,23 Miliar Liter Pelumas
Pertamina Lubricants memenuhi kebutuhan pelumas nasional 1,23 miliar liter per tahun lewat Production Unit J...
PTPL Pasok 3.400 Ton Kimia EOR ke Lapangan Minas Riau
PT Pertamina Lubricants suplai 3.400 metrik ton surfaktan EOR ke lapangan Minas Riau untuk mendongkrak produ...
Pertamina Lubricants Otomasi Blending Pelumas di Jakarta Utara
Pertamina Lubricants menerapkan otomasi penuh di PUJ Koja pada 12 Agustus 2026 untuk meningkatkan kualitas,...
Pertamina Lubricants Catat Ekspor Pelumas 11.000 KL per Tahun
Pertamina Lubricants mencatat ekspor pelumas 11.000 KL per tahun, setara 3% penjualan, dan menyiapkan unit p...