Politik

Sri Untari: Pilih Lokasi Strategis untuk Kopdes Merah Putih

Bagikan:
Sri Untari Bicara Lokasi Strategis Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Timur

SURABAYA — Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, meminta agar pemangku kepentingan lebih selektif dalam menentukan lokasi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Permintaan itu disampaikan usai upacara Harlah Pancasila pada Senin (1/6/2026), menanggapi laporan beberapa lokasi yang dinilai tidak lazim, seperti dekat area pemakaman dan penempatan beberapa unit pada satu jalur jalan yang sama.

Permintaan selektif soal lokasi

Untari menekankan pentingnya penelitian lahan sebelum pembangunan dimulai. Menurutnya, pemilihan titik harus melalui kajian bersama antara kepala desa dan pengurus koperasi agar fasilitas benar-benar bermanfaat bagi warga.

"Lokasi-lokasi yang seperti ini mestinya antara kepala desa, kemudian pengurus koperasi merah putih dan semualah yang terlibat dalam pembangunan itu meneliti dulu lahannya itu," ujar Untari.

Kriteria lokasi yang disarankan

Dia menjelaskan bahwa lokasi strategis adalah syarat mutlak. Kopdes harus ditempatkan di kawasan ramai dan mudah dijangkau berbagai moda transportasi, dari sepeda motor hingga mobil. Hal ini penting karena koperasi nantinya akan berperan sebagai sentral jalur distribusi sembako di tingkat desa dan kelurahan.

Koordinasi dan akuntabilitas anggaran

Selain aksesibilitas, Untari mengingatkan soal efektivitas penggunaan lahan dan pertanggungjawaban anggaran. Pembangunan yang tidak dipertimbangkan matang berisiko menjadi aset yang sia-sia dan tidak memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Apapun itu yang dipakai atau dibangun adalah uang yang berasal dari masyarakat. Jadi harus pas proporsional sesuai dengan itu," kata Untari.

Dampak terhadap ketahanan pangan lokal

Jika diposisikan di lokasi yang tepat, Kopdes Merah Putih bisa memperkuat rantai pasok kebutuhan pokok di desa. Untari menegaskan bahwa peran koperasi kelak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan menjadi urat nadi ekonomi lokal yang membantu stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Untuk itu, koordinasi antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan tim pembangunan harus ditingkatkan. Langkah ini diperlukan agar fungsi koperasi sesuai tujuan awal, yakni menunjang ketahanan pangan dan efisiensi distribusi di tingkat akar rumput.

Dengan penempatan yang tepat dan pengelolaan yang akuntabel, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi pusat distribusi yang memperkuat perekonomian desa dan meminimalkan pemborosan anggaran publik.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait