Lamongan Siapkan 10 Ribu Titik PJU, Fokus di Jalur Pantura
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan pemasangan 10.000 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah, dengan fokus utama pada kawasan bermobilitas tinggi seperti Jalur Pantai Utara (Pantura).
Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan serta mendukung aktivitas ekonomi pesisir. Pemerintah daerah menyatakan langkah itu akan dilaksanakan sambil menata anggaran dan mekanisme pengadaan.
Rincian program dan proses pengadaan
Pemkab menyebut sebagian proyek masih dalam tahap pencarian vendor agar anggaran berjalan efisien. Sementara itu, sebagian titik sudah masuk tahap siap dieksekusi, menurut pernyataan pejabat daerah.
"Sebagian masih dalam tahap pencarian vendor untuk memastikan efisiensi anggaran, sementara sebagian lainnya sudah berada pada tahapan yang siap dieksekusi. Kami berkomitmen menyegerakan seluruh proses tersebut,"
Kolaborasi dengan elemen mahasiswa
Upaya percepatan pemasangan PJU mendapat dorongan dari kalangan mahasiswa lewat kajian lapangan. Pengurus Komisariat PMII Sunan Drajat menyerahkan policy brief berisi pemetaan kondisi PJU pada rute Paciran sampai Solokuro.
Berdasarkan kajian tersebut, PMII mengidentifikasi 103 titik PJU yang memerlukan penanganan cepat karena tidak berfungsi optimal. Pemkab merespons masukan data ini sebagai bagian dari keterbukaan dan pengambilan kebijakan berbasis bukti.
Dampak keselamatan dan ekonomi pesisir
Pemasangan 10.000 titik PJU diharapkan menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas dan mengurangi kerawanan di malam hari. Selain itu, penerangan jalan menjadi pendorong kegiatan ekonomi malam dan mobilitas warga di kawasan pesisir.
"Kami akan terus mengawal realisasi pemasangan lampu jalan ini, khususnya di wilayah Pantura Lamongan, karena menyangkut keselamatan masyarakat,"
Ketua PK PMII Sunan Drajat menyatakan dukungan untuk pengawasan partisipatif agar proyek berjalan transparan dan tepat sasaran. Pemerintah berjanji mempercepat proses tanpa mengorbankan akuntabilitas anggaran.
Implementasi proyek ini akan dipantau secara berkala oleh aparat daerah dan pemangku kepentingan lokal. Jika berjalan sesuai rencana, program PJU besar-besaran itu diharapkan membawa manfaat langsung bagi keselamatan dan geliat ekonomi pesisir Lamongan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Surabaya Segel 250 Lokasi, Terapkan Gate System dan Parkir Non-Tunai
Pemkot Surabaya menyegel 250 lokasi tanpa izin dan terapkan gate system, CCTV, serta pembayaran non-tunai di...
Kanang Motivasi Wali Murid SDN Margomulyo 2 di Hari Anak Nasional
Budi Sulistyono atau Kanang kunjungi SDN Margomulyo 2 Ngawi pada 23 Juli 2026, memberi motivasi soal penting...
PDI Perjuangan Malang Dukung Sekolah, Tolak Hibah Aset Daerah
PDI Perjuangan Malang dukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, namun menolak hib...
PDI Perjuangan Malang Dukung Sekolah, Tolak Hibah Aset Daerah
PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang dukung pembangunan sekolah namun menolak kewajiban hibah aset daerah ke...
PDI Perjuangan: Anak Investasi Terbesar pada HAN 2026
PDI Perjuangan menyebut anak sebagai investasi terbesar dan serukan pemenuhan hak dasar pada HAN 2026, fokus...
Wali Kota Minta Periksa Penggunaan Rp8 Miliar di KBS
Wali Kota Surabaya minta penyelidikan dugaan penggunaan dana Rp8 miliar di Kebun Binatang Surabaya dituntask...