Petugas Kurban: Pengelolaan Limbah dan Kebersihan yang Wajib Dilakukan
Petugas kurban dan panitia diimbau memperketat pengelolaan limbah dan kebersihan saat penyembelihan Iduladha untuk mencegah kontaminasi, menjaga keamanan pangan, serta kenyamanan lingkungan.
Peran petugas dan risiko kontaminasi
Pakar peternakan IPB, Henny Nuraini, mengingatkan agar penanganan daging dan jeroan dilakukan hati-hati agar tidak terjadi cross-contamination. Pemisahan area dan pengemasan terpisah membantu menjaga mutu pangan sebelum distribusi.
Langkah teknis yang perlu dilakukan
Agar proses berlangsung higienis, panitia disarankan menyiapkan fasilitas dan prosedur sebelum penyembelihan dimulai. Persiapan ini mencakup sarana penampungan limbah serta perlengkapan pembersihan.
- Memisahkan area penanganan jeroan dari lokasi pemotongan dan distribusi daging.
- Mencuci dan mengemas jeroan layak konsumsi secara terpisah, seperti hati, paru, babat, dan usus.
- Menyiapkan lubang penampungan darah dan limbah organik sebelum kegiatan dimulai.
- Melarang pembuangan limbah langsung ke saluran air atau sungai untuk mencegah pencemaran lingkungan.
Alat pelindung diri dan kebersihan petugas
Petugas dianjurkan memakai masker, celemek, sarung tangan, dan penutup kepala selama proses penyembelihan. Kebersihan personel merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan pangan.
Selain melindungi petugas, penggunaan alat pelindung juga membantu mengurangi risiko penularan bakteri dan kontaminasi pada daging kurban.
Pembersihan lokasi dan ketersediaan air
Lokasi penyembelihan harus rutin dibersihkan selama proses berlangsung. Area kotor dan bersih perlu dipisah untuk menjaga kualitas daging.
Panitia juga wajib menyediakan akses air bersih yang cukup untuk membersihkan peralatan serta area pemotongan. Ketersediaan air menunjang praktik higiene yang efektif.
Kerja sama panitia dan masyarakat
Keberhasilan pengelolaan limbah dan kebersihan bergantung pada koordinasi antara panitia dan masyarakat setempat. Kepatuhan pada langkah sederhana ini akan membuat pelaksanaan kurban berjalan aman dan nyaman.
Dengan penanganan yang tepat, pelaksanaan kurban dapat tetap higienis, aman bagi konsumen, dan ramah lingkungan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...