Lokal

Lazismu Langsa Salurkan Qurban BPKH: 165 Paket Dibagikan

Bagikan:
Panitia Lazismu Kota Langsa memproses hewan qurban untuk distribusi kepada penyintas banjir

LANGSA – Lazismu Kota Langsa menyalurkan amanah Program Sedekah Qurban BPKH 1447 H/2026 M pada Sabtu, 30 Mei. Di halaman kompleks Muhammadiyah Langsa, satu lembu dan tiga domba disembelih dan diproses untuk dibagikan kepada penyintas banjir hidrometeorologi. Instruksi datang sehari sebelumnya dari Lazismu Pusat, sehingga panitia harus bekerja cepat menyiapkan lokasi, perlengkapan, relawan, dan sistem distribusi.

Persiapan kilat dan kerja tim

Waktu persiapan yang terbatas tidak menghentikan langkah para pengurus. Ketua Lazismu Kota Langsa, Heru Dermawan, bersama Sekretaris Nuansa HBM dan panitia langsung bergerak menata proses penyembelihan hingga pengemasan. Semua pihak bergotong royong agar amanah dapat disalurkan tepat waktu.

"Ini adalah amanah yang harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Walaupun waktunya sangat singkat, Alhamdulillah seluruh tim bergerak cepat dan saling membantu," ujar Heru.

Sasaran penerima dan pola distribusi

Program qurban diprioritaskan untuk keluarga terdampak banjir di sejumlah desa. Tiga wilayah utama yang menjadi sasaran adalah:

  • Desa Blang Seunibong
  • Desa Daulat
  • Desa Sungai Pauh

Distribusi dilakukan menjelang Magrib dan seluruh rangkaian penyaluran selesai pada hari yang sama. Proses diarahkan agar penerima mendapatkan paket daging dalam kondisi layak segera dikonsumsi.

Hasil penimbangan dan tambahan paket

Awalnya tiap paket daging direncanakan seberat 1 kilogram dengan jumlah 145 paket. Setelah penyembelihan, penimbangan, dan pengemasan, panitia merevisi rencana tersebut.

Berat tiap paket ditambah menjadi sekitar 1,2 kilogram, dan jumlah paket meningkat menjadi 165 paket. Tambahan ini muncul dari efisiensi proses dan niat untuk menjangkau lebih banyak keluarga yang masih berjuang pascabencana.

Dampak dan makna sosial

Bagi Lazismu Langsa, penyaluran qurban bukan semata kegiatan ritual. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemulihan sosial bagi penyintas banjir. Selain memberikan bantuan pangan, aksi tersebut memperkuat solidaritas antarwarga dan relawan setempat.

Keberhasilan distribusi pada hari Tasyrik itu menunjukkan bahwa koordinasi yang cepat dan semangat melayani dapat mengubah keterbatasan waktu menjadi keberkahan yang lebih luas. Lazismu Kota Langsa menutup kegiatan dengan harapan bantuan dapat meringankan beban keluarga terdampak dan menghadirkan kebahagiaan Idul Adha di rumah-rumah mereka.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait