Tim Hukum Laporkan Dua Dugaan Tindak Pidana ke Polda Sumut
MEDAN — Tim penasihat hukum yang dipimpin Dr Ahmad Fadhly Roza melaporkan dua dugaan tindak pidana melalui media sosial ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara pada Sabtu (1/8/2026). Laporan diajukan atas nama klien berinisial MKR dan telah tercatat di SPKT dengan nomor LP/B/1251/VIII/2026 dan LP/B/1252/VIII/2026.
Laporan Resmi Didaftarkan ke SPKT Polda Sumut
Dr Ahmad Fadhly Roza memimpin tim yang menyerahkan berkas laporan secara langsung ke kantor SPKT Polda Sumatera Utara. Kedua laporan itu diregistrasi sehingga mendapat nomor perkara resmi sebagai bukti penerimaan.
Pihak pelapor memilih jalur kepolisian setelah menilai dugaan tindak pidana tersebut tersebar melalui platform media sosial. Saat ini, laporan tercatat dan menunggu penanganan lebih lanjut oleh penyidik Polda.
Laka Lantas Maut di Tol Sergai
Satu peristiwa lain yang turut dilaporkan ke publik adalah kecelakaan lalu lintas fatal di ruas Tol Medan–Tebingtinggi KM 71.700. Kejadian terjadi di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza BK 1707 OG yang dikemudikan Machza Syahputra (45), warga Medan Amplas, dan sebuah truk kontainer Mitsubishi Fuso BK 8247 EG yang dikemudikan Mahidin Sitorus (52), warga Medan Johor. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Sabtu (1/2) kemarin.
Korban dan rincian kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang setempat.
Ranperda PBG sebagai Upaya Perbaikan Perizinan
Di sisi pemerintahan kota, Komisi IV DPRD Kota Medan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai inisiatif DPRD. Ranperda ini dimaksudkan untuk memperbaiki sistem perizinan bangunan sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah atau Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi IV DPRD Medan, Lailatul Badri, menyatakan inisiatif itu muncul karena masih banyak bangunan yang belum memiliki PBG. Menurutnya, proses pengurusan saat ini dinilai oleh warga sebagai sulit dan mahal, sehingga mendorong praktik bangunan tanpa izin resmi.
Usulan Ranperda akan dibahas lebih lanjut di internal DPRD dan diharapkan menjadi langkah konkret memperbaiki tata kelola perizinan di Kota Medan.
Ketiga isu tersebut—laporan pidana ke Polda, kecelakaan di Tol Sergai, dan inisiatif Ranperda PBG—menunjukkan fokus penegakan hukum, keselamatan lalu lintas, dan perbaikan tata ruang yang menjadi sorotan publik di Sumatera Utara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...