Labuhanbatu Gelar Rapat Persiapan Penilaian Ombudsman 2026
Rantauprapat — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat teknis persiapan tindak lanjut hasil Entry Meeting Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik oleh Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2026. Rapat dipimpin Plh Sekretaris Daerah Abdi Jaya Pohan, Selasa, 5 Agustus 2026, di ruang rapat Bupati Jalan SM. Raja Rantauprapat.
Peserta dan tujuan rapat
Rapat dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, serta pejabat yang menjadi lokus penilaian. Agenda utama adalah menyamakan pemahaman dan memetakan langkah konkret agar tahapan penilaian oleh Ombudsman berjalan sesuai standar.
Arahan Plh Sekda
Abdi Jaya Pohan menginstruksikan seluruh OPD segera menindaklanjuti hasil Entry Meeting. Ia menekankan pentingnya pelengkapan dokumen, ketersediaan standar layanan, serta penguatan mekanisme pengaduan masyarakat.
"Penilaian Ombudsman bukan sekadar mengejar nilai, tetapi menjadi momentum untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah harus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel."
Tindak lanjut yang diminta
Untuk mempercepat persiapan, Plh Sekda meminta OPD melakukan beberapa langkah prioritas, antara lain:
- Melengkapi seluruh dokumen pendukung sesuai checklist Entry Meeting;
- Memastikan standar pelayanan dan SOP tersedia serta mudah diakses publik;
- Memperkuat sistem pengelolaan pengaduan masyarakat agar responsif dan terdokumentasi;
- Melakukan evaluasi internal untuk menutup celah yang berpotensi menimbulkan maladministrasi.
Perhatian pada kelompok marginal
Kabag Organisasi dan Tata Administrasi (Orta), Hama Muddin, menyoroti pentingnya pelayanan ramah bagi kelompok marginal. Ia meminta setiap OPD mengevaluasi standar pelayanan dan mekanisme pengelolaan pengajuan di unit kerja masing-masing agar inklusif dan tidak diskriminatif.
Harapan dan komitmen pemerintah
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang seragam terhadap mekanisme penilaian. Pemerintah daerah juga menyatakan komitmen meningkatkan kualitas layanan publik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan persiapan yang terstruktur, pemerintah daerah menargetkan evaluasi Ombudsman dapat berlangsung optimal dan menjadi titik tolak perbaikan layanan publik yang berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...