Lokal

Perumda Tirtauli Raih Laba Rp2,807 M dan Tetapkan Deviden Rp1,351 M

Bagikan:
Gedung Perumda Air Minum Tirtauli Pematangsiantar saat rapat laporan tahunan

Perumda Air Minum Tirtauli Pematangsiantar meraih laba bersih sebesar Rp2.806.700.614 untuk tahun buku 2025 dan menetapkan deviden Rp1.351.000.000 bagi Pemko Pematangsiantar. Keputusan itu diambil dalam Rapat Laporan Tahunan dan penetapan deviden yang digelar pada Selasa (9/6) di aula kantor Perumda, Jl. Porsea, dengan Wali Kota Wesly Silalahi hadir sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Hasil keuangan tahun buku 2025

Direktur Utama Perumda Tirtauli, Arianto, melaporkan realisasi pendapatan, biaya, dan laba dibandingkan dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). Realisasi laba melebihi target RKAP, sehingga memungkinkan penetapan deviden ke daerah.

Pos RKAP (Rp) Realisasi (Rp) Persentase
Pendapatan 75.455.328.228 74.947.108.828 99,33%
Biaya 72.976.412.860 72.140.408.214 98,85%
Laba bersih setelah pajak 2.478.915.368 2.806.700.614 113,22%

Penetapan deviden dan dasar hukum

Arianto menjelaskan bahwa pembagian deviden mengacu pada Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2020 tentang Perumda Air Minum Tirtauli. Perda mengatur bahwa Perumda menyetor paling sedikit 30 persen dari deviden ke Pemko setelah pengesahan KPM.

"Atas dasar ketentuan itu, kami mengajukan kepada Bapak Wali Kota Pematangsiantar selaku KPM untuk pengesahan pembagian deviden tahun buku 2025 kepada Pemko Pematangsiantar sebesar Rp1.351.000.000,- atau 48,13 persen dari laba bersih setelah pajak,"

"Kantor Akuntan Publik (KAP) Gideon Adi dan Rekan telah mengaudit laporan kegiatan perusahaan tahun buku 2025 dan laporan keuangan tahun 2025. Selanjutnya, Direksi Perumda Air Minum Tirtauli membahasnya dan menyetujui Dewan Pengawas,"

Fokus peningkatan layanan

Wali Kota Wesly Silalahi menekankan perbaikan layanan untuk memastikan ketersediaan air yang aman dan berkelanjutan. Beberapa fokus utama yang disebutkan adalah:

  • Kualitas air yang aman dan memenuhi standar mutu.
  • Kuantitas dan kontinuitas aliran 24 jam untuk kebutuhan pokok.
  • Penerapan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM).
  • Penurunan tingkat kehilangan air (non-revenue water).
  • Digitalisasi: pencatatan meter, pemantauan debit real time, dan sistem pembayaran digital.

"Harapannya juga agar Perumda Air Minum Tirtauli meningkatkan kinerjanya serta tata kelola perusahaan dan penambahan pendapatan asli daerah Pematangsiantar serta peningkatan perekonomian daerah,"

Kinerja, penghargaan, dan sumber daya

Penilaian kinerja oleh BPKP Sumut selama dua tahun terakhir menempatkan Perumda Tirtauli dalam kategori baik dan sehat. Perusahaan juga menerima Top BUMD Award pada 13 April 2026 di Jakarta.

Per 31 Desember 2025, jumlah pegawai tercatat 251 orang, terdiri dari 230 pegawai tetap dan 21 pegawai PKWT. Setelah rapat, dilakukan penandatanganan laporan tahunan, penetapan deviden, serta penyerahan simbolis deviden dan surat keputusan penetapan deviden kepada Pemko.

Perbandingan tahun sebelumnya dan implikasi

Untuk perbandingan, laba tahun buku 2024 adalah Rp2.470.892.174 dengan deviden ke Pemko sebesar Rp1 miliar. Keberhasilan 2025 membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah dan perbaikan layanan publik jika rekomendasi tata kelola serta program digitalisasi dijalankan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait