Koperasi Didorong Jadi Penggerak Pemerataan Ekonomi Pancasila
Presiden Prabowo Subianto meminta koperasi menjadi penggerak pemerataan ekonomi sesuai semangat ekonomi Pancasila, melalui digitalisasi, pendidikan, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Pernyataan ini menegaskan peran koperasi dalam mengangkat masyarakat dari kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.
Pertumbuhan koperasi terlihat, tapi tantangan tetap ada
Plt. Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga, Jatmiko Kurniawan, mencatat tren positif pada jumlah anggota, aset, dan kontribusi koperasi terhadap perekonomian daerah. Data pertumbuhan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat di koperasi lokal.
"Kami melihat trennya positif dari jumlah anggota yang terus bertambah. Aset koperasi juga berkembang dan kontribusinya terhadap perekonomian meningkat,"
Namun Jatmiko mengakui masih ada kendala utama pada kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan. Menurutnya, banyak koperasi yang belum modern dan membutuhkan pembenahan manajerial.
Stigma negatif dan keterlibatan generasi muda
Penyuluh dan Pendamping Koperasi Dinas Koperasi Provinsi Jawa Barat, Nurul Hasanah, mengatakan stigma lama masih menghambat pengembangan koperasi. Sebagian masyarakat tetap memandang koperasi hanya sebagai lembaga simpan pinjam.
"Tantangan terbesar adalah anggapan bahwa koperasi itu jadul. Generasi muda juga masih belum banyak melihat koperasi sebagai badan usaha masa depan,"
Stigma ini mengurangi minat generasi produktif untuk menjadi anggota atau pengelola koperasi. Perubahan persepsi menjadi tugas penting bagi pengelola dan pemerintah daerah.
Digitalisasi dan pelatihan sebagai solusi
Pemerintah daerah mendorong transformasi digital sebagai upaya meningkatkan daya saing koperasi. Nurul menyebut pelatihan teknologi dan tata kelola modern menjadi fokus program pembinaan.
"Kami mendorong digitalisasi melalui pelatihan bagi pengurus dan pengawas koperasi. Tujuannya agar tata kelola menjadi lebih transparan dan akuntabel,"
Langkah digital diharapkan memperbaiki akuntabilitas, mempermudah akses pasar, dan mempercepat layanan ke anggota.
Sinergi koperasi dan UMKM untuk perluasan akses modal
Penguatan sinergi antara koperasi dan UMKM terus digalakkan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil. Koperasi menjadi alternatif bagi pelaku usaha yang kesulitan mengakses pembiayaan perbankan.
Dengan kolaborasi ini, koperasi berpotensi memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
Implikasi dan prospek ke depan
Transformasi kelembagaan, peningkatan SDM, dan digitalisasi menjadi kunci agar koperasi benar-benar menjalankan fungsi sosial-ekonomi sesuai prinsip Pancasila. Dukungan kebijakan dan program pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk menghilangkan stigma dan menggaet generasi muda.
Jika langkah tersebut konsisten dijalankan, koperasi dapat memperkuat pemerataan ekonomi dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Yenny Wahid: Kebebasan Harus Bawa Kebahagiaan Bersama
Yenny Wahid mengatakan kebebasan harus menghasilkan kebahagiaan bersama dan tidak boleh merugikan orang lain...
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...
Mendagri Koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Gempa NTT
Mendagri Tito Karnavian terus koordinasi percepatan penanganan gempa NTT, fokus evakuasi, listrik, dan distr...
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...