Menteri Merapat ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian Kabinet Merah Putih berkumpul di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026, untuk mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Agenda utama rapat adalah pembahasan Koperasi Desa Merah Putih, meski beberapa menteri menyebut materi lain akan masuk dalam diskusi.
Rapat Terbatas di Istana
Rapat dimulai setelah para menteri mulai berdatangan sejak sekitar pukul 12.00 WIB. Pertemuan dikategorikan sebagai rapat terbatas yang fokus pada penguatan koperasi desa, serta implikasi ekonomi yang menyertai program itu.
Pernyataan Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tiba sekitar pukul 12.15 WIB. Ia menyampaikan kepada wartawan bahwa telah membawa sejumlah bahan rapat, namun belum mengetahui detail arahan Presiden.
"Koperasi Desa Merah Putih sepertinya itu. Tapi saya belum tahu betul, saya bawa bahan saja yang banyak,"
Purbaya juga menanggapi kemungkinan peluncuran tambahan Kopdes secara serentak. Ia menyatakan masih menunggu arahan dari Presiden sebelum memastikan langkah selanjutnya.
Pernyataan Menteri ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, tiba sekitar pukul 12.35 WIB. Bahlil menyebut rapat tidak hanya membahas koperasi, tetapi juga perkembangan ekonomi dan aspek hilirisasi.
"Termasuk di dalamnya adalah mengenai koperasi dan perkembangan ekonomi. Serta hilirisasi juga,"
Ketika diminta menjelaskan materi ESDM, Bahlil menambahkan bahwa pembahasan akan mencakup hilirisasi dan ketahanan energi, dan hal itu akan dibahas lebih lanjut dalam rapat.
Pejabat yang Hadir
Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara terlihat hadir untuk mengikuti rapat terbatas. Mereka antara lain:
- Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
- Menko Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago
- Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar
- Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno
- Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
- Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko
- Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto
Langkah Selanjutnya
Sejumlah menteri menunggu arahan Presiden untuk keputusan final terkait peluncuran atau penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Dari sisi ekonomi, diskusi diperkirakan juga akan menyinggung hilirisasi industri dan ketahanan energi.
Rapat ini menjadi titik koordinasi antar-kementerian untuk menyelaraskan kebijakan program koperasi di tingkat desa dengan agenda pembangunan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan GNPP: Pelayanan Publik Terintegrasi 24/7
Pemerintah meluncurkan GNPP untuk layanan publik terintegrasi dan meluncurkan simbol 24/7, serta percepatan...
Mensos Bahas Penguatan Tata Kelola Program Sekolah Rakyat dengan ICW
Mensos bertemu ICW membahas penguatan tata kelola Program Sekolah Rakyat untuk cegah korupsi dan perbaiki pe...
LPDS Luncurkan Buku Lima Tokoh Perempuan Pers Indonesia
LPDS meluncurkan buku yang mengangkat jejak lima tokoh perempuan pers Indonesia sebagai catatan sejarah dan...
LPDS Luncurkan e-Learning UKW di Ulang Tahun Ke-38
LPDS meluncurkan e-Learning UKW saat ulang tahun ke-38 untuk memudahkan akses materi dan coaching bagi calon...
Kemenhut Revisi Permen LHK untuk Percepat Hilirisasi dan Tarik Investasi
Kemenhut menyusun revisi Permen LHK Nomor 8/2021 untuk mempercepat hilirisasi hasil hutan dan menarik invest...
BSPS Berbasis Material Gerakkan Ekonomi Desa
Wamen PKP Fahri Hamzah menyatakan BSPS diubah menjadi bantuan material untuk mendorong ekonomi desa melalui...