Kesehatan

Kongres XXII IAI Medan: Pemilihan Pengurus 2026–2030

Bagikan:

Kongres XXII Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) digelar di Medan pada 4-8 Agustus 2026 dengan agenda utama pemilihan pengurus periode 2026–2030. Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat IAI bersama PD IAI Sumatera Utara ini juga memuat Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) yang menghadirkan sekitar 1.200 apoteker.

Agenda utama: pemilihan pengurus

Kongres menjadi momen penutupan tugas pengurus periode 2022–2026 dan awal bagi kepengurusan baru hingga 2030. Pemilihan dilakukan setelah sidang laporan pertanggungjawaban dan sidang komisi yang berlangsung pada 4-5 Agustus 2026.

"Ini adalah akhir dan sekaligus awal baru bagi Ikatan Apoteker Indonesia, tugas terakhir bagi pengurus periode 2022 – 2026. Dan tugas awal bagi Ketua Umum terpilih nantinya yang akan menjabat hingga 2030 mendatang," kata Ketua Umum PP IAI, apt Noffendri Roestam.

Pembicara dan tamu kehormatan

Beberapa pejabat negara dan tokoh farmasi dipastikan hadir untuk memberi sambutan dan keynote speech. Mereka termasuk Menteri Kesehatan RI, Kepala BPOM, serta pejabat Kementerian Kesehatan dan BPOM lainnya.

  • Menteri Kesehatan RI: Budi Gunadi Sadikin
  • Kepala BPOM: Prof. Ikrar Taruna
  • Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan: Dr. apt. L Rizka Andalucia
  • Deputi Pengawasan BPOM: dr. William Adi Teja
  • Gubernur Sumatera Utara: Bobby Nasution (untuk membuka PIT)

Format dan lokasi pelaksanaan

Kongres diselenggarakan secara hibrid dari Hotel Aryaduta Medan. Sementara PIT dilaksanakan secara luring di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan.

"Kongres dan PIT merupakan ajang pertemuan para pengurus baik di tingkat cabang, daerah maupun pusat dan tentu saja para anggota. Yang tentu saja selalu disambut dengan gembira dan penuh semangat," ujar Noffendri Roestam.

PIT IAI 2026: tema dan cakupan ilmiah

PIT mengusung tema One Health, One Pharmacy: Synergy for National Resilience. Acara menekankan pentingnya sinergi peran apoteker dalam memperkuat ketahanan kesehatan melalui integrasi sains, praktik, dan pendidikan.

Menurut Wakil Ketua II pelaksana PIT, Dr. apt Yusransyah, M.Sc, kegiatan ini dirancang sebagai forum diskusi ilmiah komprehensif.

"Pertemuan Ilmiah Tahunan rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara," kata Dr. apt Yusransyah, M.Sc.

Topik yang akan dibahas meliputi:

  • Penelitian dan inovasi farmasi
  • Praktik klinis dan farmasi komunitas
  • Farmasi industri dan distribusi/PBF
  • Farmasi militer, kosmetik, olahraga, kesehatan jiwa, dan veteriner

"Selain simposium dan seminar, kegiatan ilmiah juga akan diisi dengan presentasi oral maupun poster ... Ini jumlah yang jauh melampaui harapan kami, yang awalnya hanya menargetkan 100 karya ilmiah," kata Yusransyah, merujuk pada 178 presentasi yang diterima.

Pameran dan partisipasi

Kongres dan PIT turut dimeriahkan pameran industri untuk peserta dan pengunjung.

"Ada 35 booth yang akan menyediakan berbagai informasi dan kebutuhan para peserta Kongres dan PIT kali ini. Peserta pameran akan mengadakan kegiatannya masing-masing yang menarik," kata Marsella Lembayung, Wakil Ketua III bidang pameran.

Penutup dan harapan penyelenggara

Panitia berharap rangkaian acara berjalan lancar dan memberi peluang dialog antara pengurus IAI dengan pemangku kebijakan. Ketua PD IAI Sumut, apt. Drs Agustama, M.Kes, berharap peserta juga menikmati kekayaan wisata Medan selama kunjungan.

"Ini untuk pertamakalinya Sumatera Utara menjadi tuan rumah kegiatan yang berskala nasional. Saya berharap para peserta juga dapat menikmati keindahan dan tempat wisata di Medan dan sekitarnya," kata Agustama.

Rangkaian kongres dan PIT dijadwalkan berlangsung penuh antara 4 hingga 8 Agustus 2026 dengan rangkaian sidang, pemilihan, simposium, seminar internasional, presentasi ilmiah, dan pameran industri.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait