DPC PDI Perjuangan Gelar Konco Lidasi untuk Gen Z di Banyuwangi
BANYUWANGI — DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar diskusi bertajuk Konco Lidasi untuk anak muda pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi sebagai rangkaian Bulan Bung Karno. Tujuan utama acara adalah menafsir ulang pemikiran Bung Karno dan membangkitkan semangat warisannya di kalangan generasi muda.
Kegiatan dan narasumber
Acara dibuka langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Dr. Ana Aniati, bersama jajaran pengurus partai. Diskusi santai ini menghadirkan narasumber Arya Seno Bagaskoro dan diikuti aktivis muda, mahasiswa, serta peserta dari kalangan Gen Z.
"Kegiatan ini mengajak anak muda meneladani kebiasaan Bung Karno yang gemar membaca dan berdiskusi dengan tujuan agar mereka melek politik, analitis terhadap kondisi bangsa, dan mampu memberikan solusi inovatif,"
Tujuan: membumikan pemikiran Bung Karno
Menurut Ana, Konco Lidasi adalah bagian dari upaya membumikan pemikiran Presiden pertama RI. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencetak generasi penerus yang berkarakter kuat, memiliki jiwa nasionalis, dan mampu berpikir kritis terhadap isu-isu kebangsaan.
Format diskusi yang santai diharapkan memudahkan keterlibatan anak muda. Selain penyampaian gagasan, forum juga membuka ruang tanya jawab agar pemikiran lama dapat diinterpretasi dalam konteks kekinian.
Ruang kampus sebagai arena pertukaran gagasan
Ketua panitia Konco Lidasi, Adnan, menjelaskan penyelenggaraan di UNTAG menegaskan peran kampus sebagai ruang terbuka pertukaran gagasan politik yang sehat. Menurutnya, acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan forum dialektika publik yang mengaitkan nasionalisme, kerakyatan, dan kemandirian bangsa dengan realitas sekarang.
Adnan menambahkan bahwa format "gesah" atau diskusi santai dirancang untuk mendekatkan aktivis muda dengan tokoh politik dan membangun literasi kebangsaan di tingkat akar rumput.
Dampak dan harapan
Penyelenggara berharap Konco Lidasi menjadi pemicu keterlibatan politik anak muda secara kritis dan konstruktif. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat semangat Bulan Bung Karno sebagai momen penguatan ideologi serta arah perjuangan bangsa pada tingkat lokal.
Untuk publikasi dan informasi kegiatan terkait, panitia menyediakan materi tambahan dan rujukan yang dapat diakses melalui tautan resmi publikasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ketua DPRD Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS
Ketua DPRD Malang minta Pemkot perketat pengawasan perusahaan soal kepesertaan BPJS setelah ada peserta nona...
Khitan Gratis di Magetan, PDI Perjuangan Gelar Layanan Rutin
DPC PDI Perjuangan, komunitas, dan Muhammadiyah Ngariboyo menggelar khitan gratis rutin setiap Jumat untuk m...
Soekarno Run Banyuwangi: Pelari Tampil dengan Kostum Beragam
Soekarno Run Banyuwangi 20 Sept 2026 menampilkan pelari dengan kostum adat, tokoh pewayangan, dan kreasi mod...
Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun
Anak-anak ikut Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi; peserta termuda 4 tahun dan kategori 1K jadi ruang penge...
Eri Cahyadi Tekankan Semangat Berdiri di Kaki Sendiri di Soekarno Run
Eri Cahyadi mengajak peserta Soekarno Run BWX 2026 menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kemandirian,...
Romy Ajak Gen Z Kuasai Pengawasan Pemilu Jelang 2029
Romy Soekarno dorong Gen Z pahami pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2029, waspadai hoaks, AI, dan politi...