Willy Aditya Luncurkan Komik 'Pancasila untuk Pemula'
Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya, meluncurkan komik berjudul Pancasila untuk Pemula di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026. Buku ini dibuat untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila kepada anak lewat cerita bergambar agar dipahami dan dipraktikkan, bukan sekadar dihafal.
Pendekatan baru dalam pembelajaran Pancasila
Willy mengatakan komik ini merupakan upaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih mudah diterima generasi muda. Proses penyusunan berlangsung selama dua tahun dan melibatkan ilustrator, tim diskusi, serta anak-anak sebagai penguji alur cerita dan visual.
Menurutnya, gambar menjadi pintu masuk yang efektif untuk menarik minat baca sebelum pembaca memahami pesan yang ingin disampaikan.
Kalau Pancasila hanya diajarkan lewat hafalan, dia hanya akan menjadi artefak di museum. Saya ingin Pancasila menjadi way of life dan way of thinking yang dipraktikkan setiap hari.
— Willy Aditya
Isi komik: cerita sehari-hari dan tokoh fiktif
Komik menampilkan tokoh-tokoh fiktif yang menghadapi persoalan umum di lingkungan sekolah dan pergaulan teman sebaya. Cerita sederhana itu dirancang untuk menunjukkan penerapan nilai Pancasila dalam tindakan nyata.
Beberapa pesan yang diangkat antara lain menghargai perbedaan, kerja sama, dan menolak kebencian. Pendekatan ini dimaksudkan agar nilai menjadi pengalaman, bukan sekadar slogan.
Saya ingin mengajak generasi muda memperdebatkan Pancasila dalam kerangka metodologi dan relevansinya. Pancasila tidak menyeramkan dan bukan sekadar slogan.
— Willy Aditya
Respons BPIP dan harapan ke depan
Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, memberi sambutan positif terhadap peluncuran ini. Menurut Rima, membumikan Pancasila memerlukan kolaborasi berbagai pihak, sehingga inisiatif kreatif seperti komik sangat penting.
Di tengah pergulatan membumikan Pancasila, hari ini kami mendapat angin segar dari Pak Willy Aditya. Komik ini menjadi salah satu cara kreatif untuk mengaktualisasikan Pancasila di tengah masyarakat.
— Rima Agristina
Willy berharap komik ini menjadi pemantik lahirnya inovasi pembelajaran Pancasila yang lebih kreatif, khususnya bagi anak-anak.
Harapannya komik tersebut menjadi pemantik lahirnya inovasi pembelajaran Pancasila yang lebih kreatif. Khususnya bagi anak-anak.
— Willy Aditya
Kesimpulan
Peluncuran Pancasila untuk Pemula menandai langkah konkret memperkenalkan nilai dasar kebangsaan lewat media populer. Ke depan, kolaborasi antara legislatif, lembaga ideologi, pendidik, dan kreator konten diperlukan agar Pancasila dapat hidup sebagai panduan perilaku sehari-hari bagi generasi muda.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...
Puan: Satuan Baru TNI Harus Perkuat Pertahanan dan Kedaulatan
Puan Maharani minta satuan baru TNI diiringi penguatan kemampuan pertahanan dan dukungan pemerintah usai pel...
Kemenimipas: Sosok di Kamar Mewah Lapas Cibinong Adalah Jimmy Masrin
Kemenimipas menyatakan sosok di kamar mewah Lapas Cibinong adalah terpidana korupsi Jimmy Masrin berdasarkan...
Ombudsman Siapkan Investigasi Tata Kelola Lapas Cibinong
Ombudsman siapkan investigasi menyeluruh atas tata kelola Lapas Kelas IIA Cibinong setelah ditemukan fasilit...
Menko Polkam Dudung Prioritaskan Penanganan Karhutla
Dudung Abdurachman resmi Menko Polkam dan menetapkan penanganan karhutla sebagai prioritas, disertai koordin...