Aceh Besar Perkuat Kolaborasi dengan IDAI untuk Percepatan Stunting
KABUPATEN ACEH BESAR — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP dan PA) Kabupaten Aceh Besar memperkuat kerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Aceh untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan mempercepat penanganan stunting. Kerja sama itu diperkuat saat peringatan HUT ke-72 IDAI, Minggu (24/5), di Pantai Krueng Koeng, Kecamatan Leupung.
Agenda peringatan dan simbol kepedulian
Perayaan HUT IDAI berlangsung dengan sejumlah kegiatan publik yang melibatkan masyarakat. Acara dimeriahkan dengan jalan santai sejauh 7,2 kilometer dan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan anak-anak.
Tujuan kolaborasi
Kepala DPPKBPP dan PA Aceh Besar, Drs Fadhlan, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan IDAI bertujuan mendukung program-program terkait tumbuh kembang anak. Ia menilai sinergi ini strategis bagi percepatan penanganan stunting.
"Kami sangat mengapresiasi IDAI yang selama ini telah membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Insya Allah kerja sama ini akan terus kita lanjutkan dan perkuat demi mendukung berbagai program yang menyangkut kesehatan dan kesejahteraan anak," kata Fadhlan.
"Kolaborasi ini sangat penting, terutama dalam percepatan penanganan stunting. Selain itu, masih banyak program lain yang membutuhkan dukungan dan pendampingan dari para dokter anak, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan pengasuhan anak," tambahnya.
Peran lintas perangkat daerah
Menurut Fadhlan, upaya penurunan angka stunting di Aceh Besar melibatkan berbagai perangkat daerah dan TP PKK secara menyeluruh. Komitmen bersama tersebut menjadi dasar memperkuat kerja lapangan dan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pengasuhan.
IDAI: momen edukasi dan penguatan kontribusi
Ketua IDAI Cabang Aceh, Dr dr Raihan SpA Subsp IPT(K), menyatakan peringatan HUT ke-72 IDAI menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran organisasi profesi dalam pembangunan kesehatan anak.
"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui penanaman pohon. Selain itu, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal," ujar Raihan.
Harapan ke depan
Melalui penguatan sinergi antara DPPKBPP dan PA Aceh Besar dengan IDAI Cabang Aceh serta keterlibatan Forum Anak Seulawah Aceh Besar (RORASE), pihak terkait berharap program kesehatan, perlindungan, dan pengasuhan anak berjalan lebih efektif. Tujuannya jelas: melahirkan generasi Aceh Besar yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...