Aceh Besar Apresiasi 370 Mahasiswa KKN Tematik Literasi USK
Aceh Besar, 5 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberi apresiasi kepada 370 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK). Para mahasiswa menyelesaikan program pengabdian selama 30 hari di 14 kecamatan dan acara penarikan digelar di halaman Kantor Camat Blang Bintang, Rabu (5/8).
KKN Tematik Literasi: cakupan dan penempatan
Program KKN Tematik Literasi USK menempatkan mahasiswa lintas fakultas di berbagai wilayah Aceh Besar. Penempatan ini dirancang untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus mendukung pembangunan gampong.
- Baitussalam
- Darussalam
- Blang Bintang
- Montasik
- Simpang Tiga
- Indrapuri
- Ingin Jaya
- Mesjid Raya
- Sukamakmur
- Krueng Barona Jaya
- Darul Imarah
- Kuta Cot Glie
- Kuta Malaka
- Darul Kamal
Dampak dan harapan pemerintah daerah
Pemerintah Kabupaten menilai program tersebut memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan literasi, kegiatan KKN mendukung berbagai inisiatif pembangunan gampong.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya... Kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi masyarakat dan membantu pembangunan gampong melalui berbagai program pengabdian,"
Pernyataan itu disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Fata Muhammad SPd I MM saat acara penarikan. Ia juga berharap kerja sama antara Pemkab dan USK terus berlanjut agar Aceh Besar tetap menjadi prioritas lokasi pengabdian di masa mendatang.
Respons universitas dan mahasiswa
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi SE MSc Ak CA, menyampaikan apresiasi atas sambutan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.
"Kami berharap pengalaman pengabdian yang diperoleh mahasiswa selama KKN menjadi bekal untuk terus mengabdi kepada masyarakat, tidak hanya selama program KKN berlangsung, tetapi juga pada masa yang akan datang,"
Perwakilan mahasiswa KKN, Aril Herza, turut mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan program. Ia menyebut kebersamaan selama KKN sebagai modal penting untuk terus meningkatkan literasi.
"Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan KKN menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami serta menjadi modal penting untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi di tengah masyarakat,"
Penarikan ini menandai selesainya rangkaian kegiatan 30 hari. Ke depan, semua pihak berharap program-program literasi yang telah dijalankan dapat berlanjut dan memberi dampak berkelanjutan bagi pembangunan gampong dan peningkatan kualitas masyarakat Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...