Kerajinan Lokal Malinau Jadi Cinderamata untuk Tamu Pemkab
Kerajinan lokal Malinau diperkenalkan sebagai cinderamata kepada tamu Pemerintah Kabupaten saat audiensi dengan perwakilan IDS Sabah-Malaysia di Restoran Pondok Ulin, Rabu (29/07/26) sore. Kegiatan tersebut menempatkan produk kerajinan daerah sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sumber daya budaya dan mendukung perekonomian lokal.
Penguatan identitas daerah dan SDM
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Drs. Agustinus, M.Ap, menilai salah satu kekuatan utama Kabupaten Malinau adalah kekayaan sumber daya alam dan budaya yang masih asri. Pemerintah daerah memandang kemampuan sumber daya manusia dalam kerajinan lokal sebagai modal penting dan aset daerah.
Kerajinan sebagai strategi pemberdayaan
Dalam pertemuan itu, Pemkab menegaskan penggunaan produk kerajinan lokal bukan sekadar simbol, tetapi juga strategi pemberdayaan ekonomi. Kerajinan diposisikan untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkenalkan budaya Malinau kepada tamu dari Sabah.
"Program Bapak Bupati Malinau Wempi W. Mawa membuat trobosan-trobosan yang mengedepankan kepentingan rakyat untuk menjadi sejahtera dan maju. Salah satunya melalui kerajinan lokal,"
Harapan kerja sama lintas negara
Plh. Sekda berharap pertemuan tersebut memperkuat suasana kekeluargaan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya antara Kabupaten Malinau dan Sabah. Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi berkelanjutan dalam pembangunan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, termasuk promosi produk UMKM.
Dampak dan langkah ke depan
Dengan menjadikan kerajinan lokal sebagai cinderamata resmi, Pemkab berupaya membuka peluang pasar baru dan meningkatkan visibilitas pengrajin setempat. Ke depan, pemanfaatan momen audiensi lintas wilayah diharapkan mendorong kolaborasi yang lebih konkret untuk pengembangan UMKM dan pelestarian budaya.
Perkenalan produk kerajinan pada tamu resmi merupakan salah satu langkah pemkab untuk memperluas jejaring, sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi komunitas pengrajin setempat.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Danantara Hadir di KSSK untuk Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi
Danantara diundang sebagai observer dalam rapat KSSK untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter...
Perjalanan CUPRINOMAT Berakhir di Sidrap, Edukasi Petani Dilanjutkan
Perjalanan mobil aktivasi CUPRINOMAT menempuh 5.108 km dan berakhir di Sidrap pada 28 Juli 2026; edukasi pet...
IHSG Menguat di Jeda Siang, Tembus 6.216,28
IHSG menguat 0,48% saat jeda siang 31 Juli 2026 ke level 6.216,28, didorong putusan MK, rebound Wall Street,...
KCIC Terapkan Biodiesel B40 pada Kereta Perawatan Whoosh
KCIC mulai memakai biodiesel B40 untuk seluruh kereta kerja Whoosh sejak 31 Juli 2026, langkah untuk kurangi...
Harga Emas Pegadaian Naik Rp6.000, UBS dan Galeri24 31 Juli 2026
Harga emas Pegadaian naik Rp6.000 pada 31 Juli 2026; UBS Rp2.613.000/gram dan Galeri24 Rp2.601.000/gram. Rin...
Rupiah Menguat Jadi Rp18.054 Jelang Akhir Pekan
Rupiah dibuka menguat ke Rp18.054 per dolar AS pada Jumat, didorong pelemahan dolar AS setelah rilis data PD...