Gubernur Bobby Jenguk Murid Korban Keracunan MBG di Karo
Medan — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Jumat (14/8). Pasien kini dirawat intensif di RSU Haji Medan setelah sempat mengalami penurunan kesadaran saat dirawat awal di Kabanjahe.
Kondisi pasien dan perawatan
Korban yang dijenguk gubernur berada di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSU Haji Medan dan mendapat pemantauan ketat tim medis. Menurut keterangan pihak rumah sakit, pasien mengalami nyeri perut hebat yang datang berulang sejak tiba.
Merasa kesakitan dari perutnya itu, sebelum begitu lah, rasa nyeri, nyeri, nyeri sekali. Terus ditambah analgesiknya dari dokter, ya, disuntikkan baru dia tenang, nah, setengah jam sekali begitulah dia, kolik, nyeri yang terlalu hebat,
Direktur RSU Haji Medan, Yulinda Elvi Nasution, menyebut pasien tiba sekitar pukul 13.30 WIB dan hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Tim medis juga merencanakan pemeriksaan laboratorium lanjutan untuk memantau perkembangan kondisi secara lebih akurat.
Kita masih mau periksa labnya lagi lebih lanjut, kan baru diperiksa dari sana, mungkin besok kita ada hasil lab yang baru,
Respons pemerintahan provinsi
Usai menjenguk, Bobby berbincang dengan orang tua pasien dan memastikan pemerintah provinsi akan mengawal proses perawatan. Ia menyatakan korban tersebut kondisinya lebih berat dibandingkan teman-teman lainnya yang juga menjadi korban keracunan MBG.
Disampaikan tadi memang adik kita ini lebih, kondisinya lebih parahlah ya dibandingkan teman-teman yang lain, awalnya dirawat di Kabanjahe, namun dirujuk ke sini karena memang kondisinya pas di sana sempat mengalami penurunan kesadaran,
Bobby menegaskan komitmen pemerintahan provinsi untuk mendampingi hingga pasien pulih total. Ia mengutip estimasi dokter tentang proses pemulihan yang kemungkinan memakan waktu beberapa hari ke depan.
Di sini pokoknya kami usahakan, kami tadi janji sampai pulih, minta orang tua tadi kalau bisa benar-benar dipulihkan total. Tadi estimasi dari dokternya mungkin 2 sampai dengan 3 hari lagi estimasi dari dokternya,
Langkah berikutnya
Selain perawatan suportif di PICU, tim medis RSU Haji Medan akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lanjutan untuk menentukan langkah pengobatan selanjutnya. Pemerintah provinsi menyatakan akan terus memantau proses perawatan dan pemulihan pasien sampai dinyatakan sembuh.
Kasus keracunan di SMK Negeri 1 Berastagi ini masih dalam penanganan pihak kesehatan setempat, dan perkembangan kondisi pasien akan diumumkan setelah ada hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wali Kota Kukuhkan 45 Paskibraka Tanjungbalai untuk 17 Agustus 2026
Wali Kota Tanjungbalai mengukuhkan 45 anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan Merah Putih pada 17...
HUT ke-81: DPRD Medan Minta Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi
Ketua Komisi II DPRD Medan minta HUT ke-81 jadi refleksi pembangunan dengan fokus pada pendidikan, kesehatan...
46 Paskibraka Langkat 2026 Dikukuhkan, Didorong Jadi Motor Pembangunan
Pelaksana Tugas Bupati Langkat mengukuhkan 46 Paskibraka 2026, mendorong mereka jadi teladan dan pendukung p...
Wali Kota Wesly Lantik Pengurus DPD KNPI Pematangsiantar 2026-2029
Wali Kota Wesly Silalahi melantik pengurus DPD KNPI Pematangsiantar 2026-2029 dan mengajak kolaborasi untuk...
Kebakaran Hanguskan Rumah di Sipirok, KORIDOR Galang Rp25 Juta
Rumah warga di Pangaribuan Sipirok ludes terbakar; KORIDOR menggalang dana sekitar Rp25 juta untuk membangun...
Kepala Bapenda Medan Saksikan Sidang Tahunan MPR, Prabowo Paparkan Ekonomi
Kepala Bapenda Medan menyaksikan Sidang Tahunan MPR; Presiden Prabowo paparkan pertumbuhan 5,61% dan kenaika...