DPRD Jatim Soroti Kenaikan Harga Pangan, Dorong Operasi Pasar
JOMBANG — Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwin Sumrambah, menyoroti kenaikan harga sejumlah bahan pangan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang di Ballroom Gedung Niaga, Jombang, Sabtu (30/5/2026). Wiwin menyebut tiga faktor utama penyebab kenaikan: kondisi geopolitik yang memengaruhi harga BBM, tingginya permintaan untuk program Dapur SPPG, dan perubahan cuaca ekstrem yang menurunkan hasil panen.
Faktor penyebab kenaikan harga
Wiwin menjelaskan bahwa gejolak politik global berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak, sehingga biaya distribusi dan produksi pangan ikut naik. Selain itu, permintaan bahan pangan tinggi untuk memenuhi program Makan Bergizi Gratis melalui Dapur SPPG turut mendorong lonjakan permintaan di pasar.
“Kenaikan berbagai kebutuhan bahan pangan ini disebabkan berbagai kondisi. Pertama kondisi politik global yang mempengaruhi harga BBM. Yang kedua permintaan bahan pangan yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan SPPG. Ketiga ini perubahan cuaca yang luar biasa sehingga mempengaruhi panen,” kata Wiwin.
Data harga dan inflasi
Sumber data ketersediaan bahan pokok menunjukkan beberapa komoditas masih mengalami kenaikan pada Mei 2026. Harga beberapa komoditas tercatat sebagai berikut:
| Komoditas | Harga (Mei 2026) |
|---|---|
| Beras premium | Rp14.870/kg |
| Minyak goreng kemasan premium | Rp21.714/liter |
| Daging sapi (paha belakang) | Rp124.156/kg |
Selain itu, komoditas seperti cabai dan minyak goreng menunjukkan fluktuasi harga yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Badan Pusat Statistik Jawa Timur mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang utama inflasi tahunan. Pada April 2026, inflasi tahunan Jatim tercatat sebesar 2,85 persen. Bulan sebelumnya, Maret 2026, inflasi mencapai 0,39 persen yang dipicu kenaikan harga cabai dan daging.
Langkah yang didorong DPRD
Menanggapi situasi ini, Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera mengambil langkah antisipatif. Wiwin menegaskan pentingnya operasi pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Kita harus bersiap untuk mencegah hal ini semakin luar biasa. Kami dari DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga,” tegas Wiwin.
Selain operasi pasar, DPRD meminta perluasan bantuan bibit tanaman pangan kepada masyarakat, bukan hanya petani, untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Inisiatif lokal: Posko Pangan
Sebagai langkah konkret, PDI Perjuangan mengembangkan program Posko Pangan di Kabupaten Jombang. Program ini melibatkan kader partai dan masyarakat menanam berbagai tanaman pangan alternatif pengganti beras. Menurut Wiwin, tujuan program adalah memperkuat ketahanan pangan keluarga dan membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah tekanan harga.
Dengan kombinasi operasi pasar, bantuan bibit, dan program-program lokal seperti Posko Pangan, DPRD Jatim berharap tekanan harga bisa terkendali sambil memperkuat ketahanan pangan masyarakat jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...