RSI: Kemitraan Perusahaan-Petani Kunci Bangun Petani Sawit Kompetitif
Medan, 15 September — Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI), Kacuk Sumarto, menegaskan bahwa penguatan kemitraan antara perusahaan dan petani menjadi kunci utama untuk membangun sumber daya manusia pertanian yang handal dan kompetitif. Pernyataan itu disampaikan dalam Diskusi Uji Publik bertajuk Kemitraan Petani-Perusahaan Dalam Membangun Petani Yang Handal dan Kompetitif, Melalui Intensifikasi Lahan dan Industrialisasi di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.
Kendala utama yang dihadapi petani sawit
Kacuk memaparkan serangkaian masalah mendasar yang masih membelit petani sawit. Regulasi dinilai lemah pada aspek legalitas, kelembagaan, dan akses pendanaan. Kondisi ini menahan upaya peningkatan kapasitas dan keberlanjutan usaha petani, khususnya petani swadaya.
- Legalitas dan izin usaha yang belum tuntas.
- Status lahan mayoritas berada dalam kategori milik negara.
- Kelembagaan petani yang belum kokoh dan terorganisir.
- Keterbatasan visi bisnis dan akses ke dana revitalisasi.
- Minimnya akses pembiayaan formal dan dukungan teknis.
"Kondisi mendasar ini menuntut adanya langkah strategis mendasar agar keberadaan petani swadaya dapat terangkat posisinya secara rasional dan berkelanjutan,"
Tahapan penguatan kemitraan menurut RSI
Untuk mengatasi hambatan tersebut, RSI merumuskan tahapan integratif. Rangkaian ini berjalan bertahap mulai dari pembenahan legal hingga korporatisasi kelembagaan petani.
- Persiapan: Prioritas pembenahan legalitas, penyelesaian status lahan, izin usaha, dan alas hak. Konsolidasi kelembagaan bersama pemerintah daerah dan dinas koperasi juga dilakukan.
- Pembangunan kelembagaan dan pola bisnis: Penguatan soft skill, hard skill, dan personality skill petani; penyiapan kebun baru; digitalisasi tata kelola; sertifikasi keberlanjutan; serta sistem monitoring-evaluasi.
- Pembesaran skala usaha dan korporatisasi: Mendorong petani masuk ke pengolahan produk, perluasan pemasaran lokal dan regional, serta pengembangan produk dan pasar baru.
- Perbesaran cakupan bisnis: Transformasi kelembagaan petani dari skala konvensional menjadi entitas ekonomi berskala besar yang berdaya saing global.
"Langkah ini harus beriringan dengan konsolidasi kelembagaan petani bersama pemerintah daerah dan dinas koperasi, penyiapan master plan serta roadmap bisnis, formulasi pola kemitraan yang adil, pembangunan struktur organisasi, kesiapan pendanaan, studi antropologi sosial, hingga penyiapan core energy berbasis komunitas,"
Tujuan akhir dan sasaran strategis
Kacuk menegaskan bahwa tujuan akhir rangkaian transformasi adalah lahirnya Koperasi Korporat Mandiri. Bentuk kelembagaan ini memosisikan petani sebagai pemilik saham dan pengelola entitas korporasi berbasis koperasi. Dengan demikian petani tidak lagi menjadi mitra pasif, melainkan pihak dengan posisi tawar yang berimbang.
- Membentuk karakter petani sawit yang handal dan kompetitif.
- Memperkuat kontribusi sektor sawit untuk ketahanan pangan dan energi nasional.
- Menjawab tuntutan global melalui penerapan pertanian regeneratif berwawasan lingkungan.
RSI berharap langkah integrasi kemitraan, intensifikasi lahan, dan industrialisasi dapat berjalan inklusif dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara pelaku usaha dan petani, diharapkan kesejahteraan petani sawit Indonesia meningkat secara nyata.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Sabang Serahkan Bantuan untuk Pekerja Cuci di Kuta Timu
Wali Kota Sabang kunjungi Siti Rohamah di Kuta Timu dan serahkan bantuan tunai serta peralatan cuci untuk me...
Bupati Asahan Tegaskan Sinergi Pemda Percepat Pembangunan
Bupati Asahan minta sinergi antar Pemda di Rapat Revisi UU 23/2014 untuk percepat pembangunan dan tingkatkan...
Koperasi Desak Eksekusi Putusan MA atas Lahan Eks PT Torganda
Koperasi mendesak eksekusi dua putusan MA atas 47.000 ha lahan eks PT Torganda; menuntut kepastian hak dan p...
Polrestabes Medan Gerebek Rumah di Jalan Jermal, Dua Orang Diamankan
Tim gabungan Polrestabes Medan menggerebek rumah di Jalan Jermal pada 30/10; ditemukan barang bukti narkoba...
Pengadilan Agama Stabat Naik Jadi Kelas IA, PIRSM Diluncurkan
Plt. Bupati Langkat apresiasi kenaikan Pengadilan Agama Stabat ke Kelas IA dan peluncuran aplikasi PIRSM unt...
Dekranasda Sabang Dorong Produk IKM Kakao dan Kemasan
Ketua Dekranasda Sabang kunjungi Sentra IKM Kakao dan Rumah Kemasan di Sabang Fair untuk dorong promosi, kem...