Lokal

Langsa Jadi Lokus Visitasi PKN II untuk Pemulihan Pascabencana

Bagikan:
Peserta PKN Tingkat II mengikuti visitasi di Gedung Virta Convention Hall Kota Langsa

Langsa — Pemerintah Kota Langsa menerima kunjungan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 25 Tahun 2026, Selasa (15/9), di Gedung Virta Convention Hall. Kunjungan bertema "Kepemimpinan Adaptif dalam Penguatan Tata Kelola Pemulihan Pascabencana" ini bertujuan menelaah praktik penanganan dan pemulihan pascabencana di daerah.

Rangkaian kegiatan dan tujuan visitasi

Kegiatan merupakan bagian dari program Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja (Pusjar SKMK) LAN RI Aceh. Dari 63 peserta PKN Tingkat II, sebanyak 32 peserta melakukan visitasi ke Kota Langsa. Mereka menggali pengalaman, praktik baik, dan strategi kolaboratif dalam pemulihan pascabencana.

Sambutan pemerintah daerah

Wali Kota Langsa diwakili Sekretaris Daerah Dra. Suhartini MPd menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Langsa sebagai lokasi pembelajaran. Ia menilai kunjungan jadi momentum berbagi pengalaman antara pemerhati, praktisi, dan peserta pelatihan.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Langsa, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Kami merasa terhormat karena Kota Langsa menjadi salah satu lokasi pembelajaran dan visitasi,"

Suhartini juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu membaca perubahan cepat dan menggerakkan sumber daya untuk tujuan bersama.

Alasan pemilihan Langsa dan metode pembelajaran

Kepala Bagian Umum Pusjar SKMK LAN RI Aceh, Edi Saputra SH MH, menyebut Langsa bersama Kabupaten Aceh Tamiang dipilih karena memiliki pengalaman dan praktik baik dalam pemulihan pascabencana. Peserta tidak hanya membaca dokumen, tetapi juga berdiskusi dan melakukan pembelajaran langsung.

"Kami melihat Langsa dan Tamiang sebagai best practice dan lesson learned bagi peserta untuk mempelajari bagaimana pemerintah berkolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha dalam memulihkan kondisi daerah,"

Media pembelajaran dan pihak terlibat

Selama visitasi, peserta menyaksikan video dokumenter tentang kondisi pascabencana dan langkah penanganan yang dilakukan Pemko Langsa. Selain itu, pertemuan menghadirkan berbagai narasumber dari perangkat daerah.

  • Plt Kepala BKPSDM
  • Kepala Bapperinda
  • Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Masyarakat Gampong
  • Kepala BPBD
  • Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB
  • Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan
  • Dinas Komunikasi, Informasi Digital, dan Perpustakaan
  • Perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II Langsa
  • Direktur PT Pekola Perseroda serta alumni pelatihan kepemimpinan

Implikasi dan langkah ke depan

Kunjungan ini memberi gambaran bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemda, dunia usaha, perguruan tinggi, media, relawan, dan masyarakat harus terlibat aktif untuk membangun resiliensi daerah yang berkelanjutan. Selanjutnya, hasil pembelajaran diharapkan dapat disusun menjadi rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kapasitas penanganan bencana di daerah lain.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait