Kemenkes Ajak Warga Beraktivitas Fisik Rutin sejak Muda
Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat mulai beraktivitas fisik secara rutin sejak usia muda. Anjuran itu disampaikan untuk menjaga kebugaran dan kemandirian hingga lanjut usia. Pernyataan ini disampaikan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan pada Peringatan Hari Lanjut Usia 2026 di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.
Imbauan utama: jalan kaki dan latihan beban
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Imran Pambudi, menekankan pentingnya olahraga sederhana yang mudah diterapkan. Menurut Imran, kebiasaan kecil yang konsisten bisa mencegah penurunan fungsi tubuh seiring bertambahnya usia.
"Yang paling baik itu jalan kaki. Minimal 30 menit setiap hari dan lima kali seminggu," kata Imran usai menghadiri peringatan tersebut.
Selain itu, Imran menyoroti pentingnya latihan kekuatan otot untuk menjaga massa otot yang mulai menurun sejak usia 30 tahun.
"Ternyata angkat beban itu penting karena sejak usia 30 tahun otot mulai berkurang. Karena itu harus dilatih," ujarnya.
Contoh aktivitas yang dianjurkan
Kemenkes merekomendasikan aktivitas yang mudah diakses dan bersifat sosial. Pilihan ini membantu aspek fisik sekaligus kesehatan mental.
- Jalan kaki minimal 30 menit per hari, lima kali seminggu
- Latihan kekuatan otot, baik dengan beban ringan maupun berat badan sendiri
- Olahraga beregu atau berpasangan seperti tenis untuk menambah interaksi sosial
- Kegiatan menari yang melatih koordinasi dan memperluas pergaulan
Manfaat untuk lansia dan pencegahan
Rutin beraktivitas fisik membantu mempertahankan massa otot, meningkatkan keseimbangan, dan menurunkan risiko penurunan fungsi. Dengan demikian, lansia dapat tetap mandiri dan produktif.
Imran juga menekankan bahwa latihan beban tidak harus menggunakan alat berat. Yang terpenting adalah konsistensi dan fokus pada menjaga kekuatan tubuh.
Harapan dan ajakan
Kemenkes berharap kebiasaan hidup aktif diterapkan sejak dini agar hasilnya terlihat saat memasuki usia lanjut. Penerapan gaya hidup aktif sejak muda dinilai dapat menciptakan generasi lansia yang lebih sehat dan produktif.
Dengan langkah sederhana seperti berjalan kaki dan latihan kekuatan, masyarakat dapat memulai perubahan menuju kualitas hidup yang lebih baik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Perdami: Operasi Katarak Kunci Atasi Penyebab Kebutaan di Indonesia
Perdami: katarak masih penyebab utama kebutaan; operasi katarak bisa pulihkan penglihatan dan didukung Noor...
Perwakilan Dokter: PIDI Harus Lindungi Peserta dan Pasien
Perwakilan Dokter Internship minta PIDI jadi proses pembelajaran aman; Kemenkes diminta kawal implementasi K...
Kemenkes Perkuat Komunikasi Program Internship Dokter Indonesia
Kemenkes minta perkuat komunikasi dan koordinasi dalam Program Internship Dokter Indonesia sambil evaluasi r...
Kemenkes: Kasus Katarak RI 600.000, Operasi Diperluas
Kemenkes mencatat sekitar 600.000 kasus katarak terdeteksi; pemerintah perluas operasi gratis dan deteksi di...
Esa Unggul Gandeng FKUI Perkuat Pendidikan Kedokteran
Esa Unggul dan FKUI menandatangani PKS pengampuan pada 7 Agustus 2026 untuk memperkuat mutu pendidikan kedok...
Dubes UEA Pastikan Operasi Katarak Gratis Diperluas di Indonesia
Dubes UEA pastikan program operasi katarak gratis akan diperluas di Indonesia sebagai bagian dari komitmen k...