Kemenkes Kumpulkan 700 Inovasi Layanan Primer untuk Cegah Stunting
Kementerian Kesehatan bersama BRIN mengumpulkan hampir 700 inovasi pelayanan kesehatan primer pada Leimena Conference 2026. Temuan ini akan menjadi dasar kebijakan berkelanjutan untuk pencegahan stunting dan penyakit tidak menular.
Pengumpulan inovasi dan publikasi abstrak
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menyatakan acara itu adalah konferensi ilmiah pertama di Indonesia yang mengangkat tema pelayanan kesehatan primer (primary health care).
“Kami menerima hampir 700 abstrak dari seluruh puskesmas, dinas kesehatan maupun akademisi dari seluruh Indonesia. Setelah dikurasi, sekitar 530 abstrak akan masuk dalam abstract book,” ujar Maria Endang Sumiwi saat konferensi pers di Gedung Widya Graha BRIN, Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026.
Praktik terbaik tenaga kesehatan
Maria menuturkan praktik-praktik terbaik dari puskesmas, perawat, dan dinas kesehatan dihimpun untuk dianalisis bersama riset akademik. Tujuannya, memperkuat inovasi layanan primer yang terbukti efektif di lapangan.
“Apa yang dilakukan puskesmas, perawat maupun dinas kesehatan dengan inovasinya. Sehingga menghasilkan pelayanan yang lebih baik, semuanya kita kumpulkan agar bisa dipelajari bersama,”
Dukungan terhadap pencegahan stunting dan PTM
Maria berharap kumpulan inovasi ini dapat memperkuat upaya pencegahan stunting serta penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal yang kini menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia.
Ia menekankan pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan rutin dan pemenuhan gizi ibu.
- Pemeriksaan rutin ibu hamil
- Pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil
- Pemberian Multiple Micronutrient Supplement (MMS)
- Pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu
Maria mengungkap prevalensi stunting Indonesia pada 2024 sebesar 19,8 persen. Saat ini data Posyandu mencatat sekitar 12 juta balita per bulan, dengan target meningkat menjadi 16 juta balita agar pemantauan makin optimal.
Peran riset dan dukungan internasional
Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN, Prof. Indi Dharmayanti, menyatakan hasil penelitian akan diselaraskan dengan agenda transformasi kesehatan nasional dan program Kemenkes.
“Hal itu juga termasuk melalui berbagai skema pendanaan nasional maupun kerja sama internasional. Langkah ini dilakukan agar hasil riset dapat diimplementasikan dalam pelayanan kesehatan,”
WHO Regional Office for the Western Pacific memberikan dukungan platform. Director of the Division of Health Systems and Services WHO WPRO, Lui Vinyal Torres, memandang langkah Indonesia tepat dengan menempatkan pelayanan kesehatan primer sebagai prioritas reformasi.
“Masih banyak kesenjangan riset dan implementasi pelayanan kesehatan primer yang perlu dibuktikan apakah benar-benar efektif di lapangan. Konferensi ini merupakan inisiatif yang sangat baik,”
Prospek implementasi
Dokumentasi hampir 700 inovasi diharapkan memudahkan Kemenkes dan mitra riset melakukan uji skala dan adopsi kebijakan. Jika dipadukan dengan pendanaan dan kerja sama internasional, inovasi ini berpotensi mempercepat penurunan stunting dan beban penyakit tidak menular di tingkat komunitas.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...