Menkes: Kesehatan Kunci untuk Capai Status Negara Maju
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat menjadi prasyarat utama bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju. Pernyataan itu disampaikan pada Leimena Conference 2026 di kantor BRIN, Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026. Menurut Menkes, masyarakat sehat akan meningkatkan produktivitas dan pendapatan per kapita, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kesehatan sebagai fondasi kemajuan
Budi Gunadi mengatakan kemajuan negara tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, sumber daya alam, atau hilirisasi industri. Ia menyoroti kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu keberhasilan menuju negara maju. Jika sumber daya manusia tidak sehat, upaya peningkatan ekonomi akan terhambat.
"Kalau GNI per kapita belum mencapai 14.000 dolar AS, kesehatan menjadi kunci utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat berpenghasilan lebih tinggi pasti lebih sehat dan lebih produktif,"
— Budi Gunadi Sadikin, Menkes
Target produktivitas dan risiko jebakan pendapatan menengah
Menkes menekankan pentingnya menjaga kesehatan sekitar 100 hingga 120 juta penduduk usia produktif agar dapat bekerja dan menyumbang pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen sebagai keharusan untuk loncatan menuju status maju.
"Kalau tidak, kita bisa menjadi failed country, middle income trap country. Untuk menjadi negara maju, masyarakatnya harus sehat,"
— Budi Gunadi Sadikin
Budi mengingatkan bahwa kegagalan meningkatkan pertumbuhan ekonomi berisiko menyebabkan Indonesia terjebak pada status berpendapatan menengah. Kondisi ini akan membebani generasi mendatang dan menghambat pencapaian negara maju.
Target kesehatan dalam RPJMN
Pemerintah telah memasukkan sasaran kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Salah satu target penting adalah menaikkan angka harapan hidup dari 72 tahun menjadi 76 tahun.
Selain itu, Budi menyebut kenaikan healthy life expectancy menjadi sasaran utama. Pemerintah menargetkan peningkatan dari 60 menjadi 65 tahun, dengan alasan usia 65 tahun masih dikategorikan produktif. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kesehatan dianggap krusial agar tenaga kerja tetap mampu berkontribusi secara produktif.
Implikasi dan langkah ke depan
Pernyataan Menkes menegaskan bahwa kebijakan kesehatan harus menyatu dengan strategi ekonomi nasional. Jika tercapai, target RPJMN terkait kesehatan dapat membantu menaikkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...