Lokal

Kejari Medan Tangkap DPO Habib Mahendra; 1 Tewas di Tol Sergai

Bagikan:
Ilustrasi penangkapan, barang bukti narkoba, dan kecelakaan di Tol Sergai

Medan — Kejaksaan Negeri Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan korupsi terkait pemberian kredit usaha rakyat (KUR) atas nama terpidana Habib Mahendra pada Rabu, 13 Mei, di Pontianak. Selain penangkapan itu, aparat kepolisian di Medan juga menangkap seorang pecatan tentara yang diduga menjadi bandar narkoba, dan terjadi kecelakaan lalu lintas di Tol Sergai yang menewaskan satu penumpang.

Kejari Medan tangkap DPO Habib Mahendra

Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan, Valentino Harry Parluhutan Manurung, menyatakan tim dari Kejaksaan Agung melalui Adhyaksa Monitoring Center (AMC) menemukan dan menangkap DPO tersebut di Pontianak.

"Tim Kejaksaan Agung melalui Adhyaksa Monitoring Center (AMC) telah melakukan pencarian dan penangkapan terhadap DPO Habib Mahendra pada Rabu (13/5) di Pontianak," kata Valentino.

Valentino menjelaskan perkara berawal dari dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian kredit yang tidak sesuai ketentuan. Perbuatan itu diduga berlangsung antara 2021 hingga Mei 2024. Saat ini proses penanganan perkara berada di bawah kewenangan Kejari Medan.

Polrestabes Medan tangkap pecatan tentara bandar narkoba

Satuan Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HB (59), warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. HB ditangkap di Jalan Pelita atas dugaan menjadi bandar dan menjual narkoba.

Dari tersangka disita barang bukti berupa 16 gram sabu siap edar dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan. Kepala Lingkungan setempat, Juan Raja Aritonang, membenarkan penangkapan warga tersebut oleh Sat Narkoba Polrestabes Medan beberapa waktu lalu.

Lakalantas di Tol Sergai, satu penumpang tewas

Satu orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka ringan dalam kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi, KM 70/300 Jalur A, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Kecelakaan terjadi pada malam Selasa, 12 Mei, melibatkan mobil Honda WRV BK 1270 YAI dan truk Colt Diesel.

Korban tewas merupakan penumpang mobil Honda WRV. Kondisi mobil tampak ringsek. Sebelumnya, di ruas tol yang sama sempat terjadi kecelakaan lain antara Bus Halmahera dan pikap L300 yang menewaskan empat orang dan menyebabkan belasan luka ringan.

Ketiga peristiwa ini kini ditangani aparat berwenang sesuai bidang masing-masing. Untuk kasus korupsi KUR, Kejari Medan melanjutkan proses hukum terhadap terpidana yang ditangkap. Pada perkara narkoba dan kecelakaan, polisi setempat meneruskan penyelidikan untuk memastikan penyebab, peran tiap pihak, dan langkah penegakan hukum selanjutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!