Polres Siantar Edukasi 110 Siswa SD Methodist soal Lalu Lintas
Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Siantar mengedukasi 110 siswa SD Methodist tentang tertib berlalu lintas dan peran polisi, kemarin, dalam rangka menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini.
Kegiatan dan materi edukasi
Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah dengan pengenalan sosok polisi dan polisi wanita (Polwan) sebagai pelayan, pengayom, pelindung, dan sahabat anak. Petugas juga memperkenalkan kendaraan pengawalan lalu lintas (patwal) beserta perlengkapan dan fungsinya.
- Pengenalan rambu lalu lintas beserta arti dan kegunaannya.
- Aturan tertib berlalu lintas serta praktik aman berjalan di trotoar.
- Pemaparan proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan ruang pelayanan SIM.
- Wawasan mengenai kecelakaan lalu lintas dan langkah penanganannya.
Kutipan kepala Sat Lantas
"Kami juga mengedukasi praktek cara aman jalan di trotoar pada saat berjalan di jalan raya, memperkenalkan ruangan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan rangkaian proses pembuatan SIM, memberi wawasan tentang kecelakaan lalu lintas beserta penanganannya,"
Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Friska Susana, menjelaskan bahwa pendekatan langsung kepada anak sekolah penting untuk membangun pemahaman praktis tentang keselamatan berkendara.
Pesan anti-bullying dan nilai kebangsaan
Selain materi lalu lintas, petugas memberi imbauan tentang sikap saling menghargai di lingkungan sekolah. Friska menegaskan agar siswa tidak melakukan bullying terhadap teman atau orang lain.
"Diharapkan melalui kegiatan itu siswa dapat mengetahui tugas seorang polisi dan Polwan serta peraturan lalu lintas dalam memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), menumbuhkan rasa cinta tanah air serta bangga kepada Polri,"
Implikasi dan tindak lanjut
Kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan risiko kecelakaan dan meningkatkan disiplin anak di jalan. Pengenalan fungsi petugas dan mekanisme pelayanan publik juga bertujuan membentuk kepercayaan anak terhadap aparat penegak hukum.
Langkah lanjutan yang disarankan adalah penyelenggaraan program serupa secara berkala dan keterlibatan orang tua untuk memperkuat praktik keselamatan di rumah dan perjalanan ke sekolah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...