Lokal

Wali Kota: Dishub Medan Perkuat Kinerja Lewat Teknologi dan Terbuka

Bagikan:
Wali Kota Medan memimpin rapat Dishub di ruang ITS mendorong teknologi dan keterbukaan

Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) memperkuat kinerja melalui keterbukaan, pemanfaatan teknologi, dan komunikasi lebih dekat dengan masyarakat. Arahan disampaikan saat rapat di ruang Intelligent Transport System Kota Medan, Rabu 20 Mei, diikuti Kepala Dishub, para kabid, dan tim teknis.

Arahan fokus: transparansi dan bukti kerja

Rico meminta seluruh jajaran menyampaikan langsung persoalan di lapangan dan kebutuhan penguatan. Menurutnya, kinerja Dishub harus terlihat untuk menekan kritik publik yang muncul akibat aktivitas yang tidak tampak.

Sekarang respon masyarakat mulai terlihat. Mereka ikut memberi informasi titik-titik yang perlu ditertibkan. Ini artinya komunikasi kita mulai terbangun.

Rico menekankan dokumentasi menjadi alat utama: rekaman body cam dan publikasi aktivitas di lapangan agar masyarakat mengetahui upaya yang dilakukan sekaligus memberi masukan.

Penguatan teknis dan pemantauan

Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, Wali Kota mendorong pemanfaatan teknologi. Ia menyebut penggunaan drone dan CCTV sebagai sarana untuk memantau kondisi lapangan secara lebih cepat dan akurat.

  • Penggunaan body cam untuk dokumentasi petugas.
  • Pemanfaatan drone dan CCTV untuk patroli dan pemantauan area parkir.
  • Pemetaan lokasi juru parkir liar berbasis data sebagai dasar kebijakan.

Regulasi, sanksi, dan mekanisme penindakan

Rico meminta pembenahan aturan dari tingkat perda hingga perwali untuk memperjelas kewenangan penindakan. Ia mendorong pembentukan tim khusus yang menyusun aturan turunan operasional agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Ia juga menekankan perlunya efek jera. Menurutnya, pendekatan berupa surat pernyataan belum cukup; opsi pencabutan izin bagi pengelola yang melanggar harus dipertimbangkan.

Keterlibatan publik dan solusi sosial

Meski menegakkan ketertiban, Wali Kota mengingatkan penertiban tidak boleh bersifat represif semata. Pemerintah harus membuka peluang pemberdayaan bagi juru parkir liar dengan koordinasi antar perangkat daerah.

Kita tidak hanya menindak, tapi juga harus menyiapkan solusi. Itu yang membedakan pelayanan yang baik.

Rico juga meminta aparatur Dishub membangun kedekatan publik melalui media sosial dan penguatan personal branding untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Penutup: tujuan pelayanan

Semua langkah diarahkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik. Wali Kota mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kinerja profesional dan berintegritas.

Masyarakat membayar pajak, dan kita harus menunjukkan bahwa kita layak untuk melayani mereka.
J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!