Nasional

Prabowo Dorong Kedaulatan Emas, Indonesia Kelola 153 Ton

Bagikan:
Presiden Prabowo berbicara soal kedaulatan emas dan pengelolaan bullion bank nasional

Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kedaulatan emas nasional dengan mengembangkan ekosistem emas dari hulu hingga hilir agar emas yang ditambang di Indonesia tidak sekadar diekspor, melainkan disimpan, diperdagangkan, dan diberi nilai tambah di dalam negeri. Pernyataan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 20 Juli 2026. Pemerintah menargetkan emas domestik berkontribusi lebih besar pada pembiayaan dan investasi nasional.

Dorongan kedaulatan dan tujuan hilirisasi

Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan emas bukan sekadar soal kepemilikan fisik, melainkan penguasaan rantai nilai komoditas. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong agar proses penyimpanan, perdagangan, pemurnian, pembiayaan, dan investasi berlangsung di dalam negeri. Langkah ini merupakan bagian dari agenda hilirisasi mineral untuk menciptakan nilai tambah yang lebih panjang bagi perekonomian.

Bank emas (bullion bank) dan capaian operasional

Salah satu langkah konkret adalah pembangunan ekosistem bullion bank nasional. Dalam waktu sekitar satu tahun, ekosistem ini telah mengelola 153 ton emas atau setara nilai sekitar 20 miliar dolar AS. Prabowo menilai keberadaan bank emas menjadi kekuatan ekonomi baru Indonesia.

Kita ingin emas Indonesia tidak hanya ditambang di negeri ini, tapi disimpan, diperdagangkan, dan diberi nilai tambah di negeri sendiri

Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, Indonesia punya bank emas (bullion). Yang sekarang sudah mengelola 153 ton emas

Kapasitas pemurnian dan potensi produksi

Data Kemenko Perekonomian menunjukkan kapasitas pemurnian dan fasilitas pengolahan yang mendukung integrasi ekosistem emas. Kapasitas tersebut berasal dari perusahaan milik negara dan swasta, sehingga fondasi untuk memperluas aktivitas hilirisasi relatif kuat.

Entitas Jenis Kapasitas (ton/tahun)
ANTAM Refinery 150
PT Freeport Indonesia (Smelter Manyar) Refinery 50
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) Smelter 18
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Produksi 2.4-2.7
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Produksi 2.9
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Produksi 2.6
PT Agincourt Resources (PTAR) Produksi 5.9-6.8
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Produksi 2.2

Dampak ekonomi dan manfaat

Prabowo menyebut pengelolaan emas dalam negeri dapat memperkuat tabungan, pembiayaan, dan memperdalam pasar keuangan domestik. Integrasi rantai nilai juga membuka kesempatan bagi emas menjadi instrumen investasi dan menopang cadangan devisa bank sentral.

Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia juga dan saya percaya di tahun-tahun mendatang. Ini akan juga meningkat

Prospek ke depan

Dengan kapasitas produksi dan pemurnian yang tersedia, pemerintah melihat peluang memperluas nilai tambah emas melalui perdagangan, penyimpanan, investasi, dan produk pembiayaan baru. Pengelolaan 153 ton emas dalam satu tahun dipandang sebagai bukti kemampuan Indonesia membangun ekosistem bullion berskala besar.

Jadi kita ternyata diam-diam, kita telah mencapai prestasi-prestasi yang berskala dunia. Saya kira boleh dicek, bank emas mana yang memiliki, yang mengelola 153 ton emas dalam satu tahun

Penguatan ekosistem emas diharap mendorong nilai ekonomi yang lebih berkelanjutan dan memastikan manfaat komoditas strategis itu tetap berputar di dalam negeri.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait