Labuhanbatu Tetapkan Kawasan Peternakan Sapi Potong di Pangkatan
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melakukan peninjauan dan penetapan lokasi Kawasan Peternakan Sapi Potong Berbasis Kelompok Tani Ternak (KTT) di Desa Tebing Tinggi Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, pada Rabu (20/5). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak melalui pengembangan kawasan yang terencana dan terintegrasi.
Tim peninjau dan proses verifikasi
Penetapan lokasi merupakan hasil verifikasi administrasi dan lapangan untuk memastikan kesiapan lahan dan dukungan masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh jajaran pemerintahan daerah dan provinsi serta perwakilan teknis.
- Wakil Bupati Labuhanbatu
- Camat Pangkatan
- Kepala Bappeda dan Kepala DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu
- Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu dan Sekretaris Dinas
- Plt. Kepala Desa Tebing Tinggi Pangkatan
- Tim Penetapan Lahan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara
- Para anggota KTT setempat
Data kawasan yang ditetapkan
Berdasarkan hasil verifikasi, Desa Tebing Tinggi Pangkatan ditetapkan sebagai lokasi pengembangan. Penetapan ini mempertimbangkan kesiapan lahan, potensi sumber daya, dan komitmen masyarakat.
| Parameter | Jumlah |
|---|---|
| Luas kawasan | 10.000 m2 |
| Populasi sapi potong | 2.721 ekor |
| Indukan produktif | 1.769 ekor |
Tujuan dan arah pengembangan
Pemkab menegaskan pengembangan kawasan tidak hanya menambah jumlah ternak. Program juga fokus pada penguatan rantai nilai peternakan dari hulu ke hilir untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah ekonomi.
- Penyediaan pakan berbasis sumber daya lokal
- Pembibitan dan peningkatan genetik
- Penggemukan terpadu
- Pengolahan hasil dan pemasaran
- Pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik
Sinergi, investasi, dan prospek ekonomi
Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, KTT, dunia usaha, dan lembaga keuangan. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk mewujudkan kawasan yang mampu menaikkan pendapatan peternak dan daya saing daerah.
Secara strategis, kawasan peternakan di Tebing Tinggi Pangkatan juga mendukung konsep integrasi perkebunan dan peternakan. Dengan basis perkebunan yang luas, kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu peluang investasi unggulan Kabupaten Labuhanbatu.
Langkah ke depan
Pemerintah Kabupaten berencana melanjutkan pembinaan teknis, fasilitasi akses pembiayaan, dan pengembangan model pengelolaan modern. Harapannya, Kawasan Peternakan Sapi Potong Berbasis KTT ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Beasiswa Martabe 2026: PT Agincourt Salurkan Rp5,29 Miliar
PT Agincourt Resources salurkan Beasiswa Martabe 2026 kepada 341 pelajar/mahasiswa Tapanuli Selatan dengan t...
AMPI Binjai Gelar Safari Dakwah Subuh Kolaborasi dengan Pemko
G-SDS AMPI Kota Binjai bersama Pemko menggelar Safari Dakwah Subuh di Masjid Al-Fatih (26/7/2026) untuk mema...
Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD Medan, Diskon Pajak Hingga 75%
Bapenda Medan hadirkan Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD 26 Juli, tawarkan potongan PBB hingga 75% dan di...
Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Bupati Putra Mahkota ajak 16 raja luat bersinergi wujudkan Padang Lawas Maju melalui silaturahim dan penyera...
Polsek Hutaimbaru Gelar Dialog 'Kopi Kamtibmas' Pererat Sinergi Keamanan
Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog Kopi Kamtibmas pada 24/7 untuk pererat sinergi keamanan, lawan nark...
17 Camat Mangkir, Pembahasan P-APBD Deliserdang Terhenti
Pembahasan LPP APBD 2025 di DPRD Deliserdang tertunda setelah 17 dari 22 Camat tidak hadir dalam rapat Bangg...