Nasional

Kapolda NTT Salurkan 50 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Ngada

Bagikan:
Penyaluran bantuan Kapolda NTT untuk korban gempa di Kabupaten Ngada

Kapolda Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Ngada pada Minggu, 16 Agustus 2026. Sebanyak 50 paket bantuan dari Kapolda Irjen Pol Rudi Darmoko disalurkan melalui jajaran Polres Ngada ke lima desa di Kecamatan So’a dan Golewa sebagai bentuk kepedulian terhadap korban.

Distribusi bantuan dan sasaran

Penyaluran dilakukan oleh personel Polres Ngada yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Gede Harimbawa bersama Wakapolres. Bantuan diserahkan kepada keluarga yang rumahnya rusak dan warga terdampak langsung gempa.

Di Kecamatan So’a, bantuan menyasar Desa Piga, Waepana I, dan Masu Kedhi. Sementara di Kecamatan Golewa, pendistribusian fokus ke Desa Rakalaba I dan Sobo II.

Isi paket bantuan

Paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok untuk menolong warga pada masa pascabencana. Di antaranya:

  • Biskuit
  • Air mineral
  • Mie instan
  • Gula
  • Susu
  • Roti

Kepedulian Polri dan pernyataan resmi

Pelaksana Harian Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Sajimin, menyatakan bantuan itu merupakan perhatian institusi kepada masyarakat terdampak gempa. Ia menekankan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada warga terdampak gempa,"

"Polri hadir, Polri peduli dan Polri untuk masyarakat. Kami akan terus membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana,"

Pemantauan, koordinasi, dan imbauan keselamatan

Personel Polres Ngada terus melakukan pemantauan wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Mereka juga mengingatkan warga tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

Masyarakat diminta mengikuti arahan pemerintah dan petugas lapangan demi menjaga keselamatan bersama. Hingga laporan terakhir, situasi keamanan di wilayah hukum Polres Ngada dilaporkan tetap kondusif.

Penyaluran ini merupakan langkah awal evakuasi bantuan oleh kepolisian; upaya pemulihan dan pendataan kerusakan rumah akan terus dilakukan seiring koordinasi lintas instansi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait