Politik

Kanang di Ngawi: Jangan Berbuat Zalim, DPR Awasi Dugaan Penyadapan

Bagikan:
Budi Sulistyono memberi sambutan di SMK Islamiyah Walikukun, Ngawi

Ngawi — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), mengingatkan pelajar agar tidak berbuat zalim saat mengunjungi SMK Islamiyah Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Kamis (5/11/2026). Ia juga menyoroti dugaan penyadapan sejumlah tokoh dan menegaskan DPR akan mengawal penelusuran kasus tersebut.

Kunjungan dan pesan moral

Kanang hadir dalam sarasehan bersama murid dan guru untuk berbagi pengalaman perjalanan politik sekaligus memberi pesan moral. Ia mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia akan mendapatkan balasan karena tidak ada perilaku yang luput dari pengawasan Tuhan.

Maka jangan berbuat zalim. Karena ada Allah SWT yang menyaksikan tingkah laku di dunia. Ingat, ada karma dari setiap perbuatan.

Pernyataan itu disampaikan di depan para murid dan guru sebagai bagian dari upaya membentuk karakter dan kesadaran etika pada generasi muda.

Sorotan pada dugaan penyadapan

Selain pesan moral, Kanang mengangkat isu politik nasional yang sedang mendapat perhatian. Ia menyebut adanya dugaan penyadapan terhadap berbagai pihak, mulai dari pejabat hingga tokoh masyarakat dan pimpinan partai.

Jadi, negara ini memang kalau menurut saya ya, ada sinyal kuning mendekati merah. Maka ini harus bijak semua.

Menurutnya, indikasi ini adalah peringatan serius yang perlu disikapi secara hati-hati oleh seluruh pihak untuk menjaga stabilitas politik dan kepercayaan publik.

Tindak lanjut dan peran DPR

Kanang menegaskan DPR akan mengawal proses penelusuran dugaan penyadapan tersebut. Ia meminta agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada pelaksana di lapangan, tetapi juga mengungkap siapa penggagas dan apa tujuan di balik tindakan itu.

Ia berharap penyelesaian dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan dengan pendekatan yang bijaksana agar kondisi tidak memanas.

Implikasi dan langkah ke depan

Kasus dugaan penyadapan berpotensi memicu ketidakstabilan jika tidak ditangani transparan dan tuntas. Kanang menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mempercayakan penanganan kepada lembaga berwenang.

Di tengah dinamika politik, pesan moral kepada pelajar dan komitmen DPR untuk mengawal penyelidikan menjadi dua titik fokus utama dari kunjungan Kanang. Kedua hal itu, menurutnya, penting untuk menjaga keharmonisan sosial dan ketegakan hukum ke depan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait