Kakorlantas Tinjau Titik Macet Jakarta Jelang Operasi Patuh 2026
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, meninjau titik-titik permasalahan lalu lintas di Jakarta pada 4 Juni 2026. Kunjungan itu dilakukan menjelang pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang digelar 8-21 Juni 2026 untuk melihat dampak proyek jalan dan menindaklanjuti pengaduan warga.
Peninjauan dan tujuan
Peninjauan bertujuan memastikan arus lalu lintas aman dan lancar serta menyosialisasikan pelaksanaan operasi. Tim menilai pengaruh pekerjaan jalan yang menyebabkan kepadatan dan perlambatan arus kendaraan. Selain pemeriksaan, kegiatan juga untuk memastikan respons atas pengaduan masyarakat.
Lokasi bermasalah yang diidentifikasi
Dalam pengecekan lapangan, jajaran Kakorlantas mengidentifikasi dua lokasi yang mendapat perhatian khusus. Kedua titik sering dimanfaatkan pengendara untuk melawan arus, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
- Simpang Caglak, Jalan TB Simatupang 1
- Terminal Kampung Rambutan
Tanggapan dan langkah penegakan
Irjen Agus menyatakan bahwa pengaduan telah ditindaklanjuti dengan pengaturan dan penjagaan. Ia menegaskan perlunya tindakan cepat untuk mencegah kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas di kedua titik tersebut.
"Beberapa kali kami mendapat pengaduan dari pengguna jalan terkait kepadatan dan perlambatan. Kami cek di lapangan bersama Pak Kasat Lantas dan jajaran."
Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur dikerahkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan penjagaan. Kehadiran tim lapangan dimaksudkan untuk memastikan respons terhadap pengaduan berjalan efektif.
"Pengaduan-pengaduan dari masyarakat sudah ditindaklanjuti. Ada pengaturan dan penjagaan."
Siapa yang mendampingi
Dalam peninjauan hadir beberapa pejabat Korlantas dan Polres Metro Jakarta Timur. Mereka antara lain:
- Kombes Pol Aries Syahbudin (Kabag Ops Korlantas Polri)
- Kombes Pol Dwi (Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri)
- Kompol Harnas Prihandito (Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur)
Operasi Patuh 2026: jadwal dan sasaran
Operasi Patuh 2026 berlangsung serentak selama 14 hari di seluruh Indonesia. Program ini menargetkan peningkatan kepatuhan berlalu lintas dan penurunan angka pelanggaran serta kecelakaan. Korlantas menegaskan akan menurunkan personel untuk memastikan pelaksanaan di lapangan sesuai tujuan.
"Korlantas Polri dan jajaran akan turun ke lapangan untuk memastikan bagaimana kita terwujud lalu lintas yang aman. Selamat dan lancar."
Langkah pengaturan dan penjagaan pada titik-titik yang bermasalah di Jakarta diharapkan dapat mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama dan setelah Operasi Patuh 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...