Pemkab Aceh Singkil Ajak Warga Jauhi Judi Online
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak seluruh warga menjauhi praktik judi online yang dinilai dapat merusak masa depan dan keharmonisan keluarga. Imbauan disampaikan Plt. Kepala Diskominfo Endy Putra, ST pada Selasa, 19 Mei, yang memperingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur keuntungan instan dari permainan daring.
Dampak negatif dan risiko kecanduan
Endy menegaskan bahwa judol bukan solusi memperoleh keuntungan cepat. Menurutnya, permainan ini berisiko memicu kecanduan yang kemudian mendorong seseorang berutang untuk terus bermain.
"Judi online bukanlah solusi untuk mendapatkan keuntungan instan,"
Perkembangan masalah dapat berujung pada pelanggaran hukum dan merugikan individu serta keluarga. Oleh sebab itu, penghindaran sejak dini dianggap langkah preventif yang penting.
Anjuran konkret dari pemerintah daerah
Diskominfo meminta masyarakat yang sudah mulai terjebak untuk segera berhenti, dan bagi yang belum pernah mencoba agar tidak tergoda sama sekali. Endy menegaskan pentingnya kesadaran pribadi untuk mencegah kerugian finansial dan sosial.
"Sebaiknya jauhi Judol mulai sekarang, yang belum terlalu jauh segera tinggal. Dan yang belum pernah bermain jangan pernah mencoba,"
Peran keluarga dan lingkungan
Menurut Endy, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam menahan penyebaran judi online, khususnya di kalangan generasi muda. Ia mendorong upaya bersama berupa edukasi dan pengawasan sebagai langkah awal pencegahan.
Pengawasan orang tua dan komunikasi terbuka tentang risiko perjudian daring dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan produktif.
Manfaatkan teknologi untuk hal positif
Diskominfo juga mengingatkan agar perkembangan teknologi dan akses internet dimanfaatkan untuk tujuan positif seperti belajar, bekerja, berbisnis, dan mengembangkan kreativitas. Akses yang mudah tidak boleh disalahgunakan untuk aktivitas yang merugikan atau melanggar aturan.
Dengan kolaborasi antarinstansi, keluarga, dan komunitas, pemanfaatan ruang digital diharapkan bertumpu pada nilai produktivitas dan keselamatan sosial.
Imbauan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat Aceh Singkil untuk mengutamakan keselamatan finansial dan keharmonisan keluarga ketimbang mengikuti iming-iming kemenangan instan dari judi online.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...