32 Pramuka Banyuwangi Dilepas Menuju Jamnas ke-12 Cibubur
BANYUWANGI — Sebanyak 32 siswa Pramuka penggalang dari berbagai SMP di Kabupaten Banyuwangi dilepas menuju Jambore Nasional (Jamnas) ke-12 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat. Kegiatan berlangsung selama tujuh hari pada 13–20 Februari 2026, dan keberangkatan peserta diberangkatkan dari Pendopo Sabha Swagata pada Senin (10/8/2026).
Pelepasan dan pesan dari Bupati
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Dalam sambutannya, Ipuk meminta para peserta menjaga nama baik daerah selama kegiatan berskala nasional itu.
“Kalian adalah yang terbaik yang telah terpilih, maka jaga nama baik Banyuwangi dengan menjaga perilaku dan menunjukkan karakter positif. Jadilah pramuka yang santun, disiplin, mandiri, kreatif, tangguh, dan mampu bekerja sama.”
Ipuk menegaskan harapannya agar para pramuka menjadi duta budaya dan pariwisata Banyuwangi di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.
“Ceritakan tentang Ijen, wisata Banyuwangi, budaya Using, Banyuwangi Festival, dan semangat masyarakat Banyuwangi yang terus bergerak menjaga lingkungan, mengembangkan kreativitas, dan membangun daerah.”
Komposisi peserta dan persiapan
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi menurunkan 32 penggalang, yakni 16 putra dan 16 putri. Peserta berasal dari sejumlah sekolah di kabupaten tersebut dan telah melalui proses seleksi ketat.
Menurut Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua Kwarcab, Mujiono, para peserta menerima pembekalan intensif yang mencakup fisik, mental, kepramukaan, serta seni dan budaya.
“Para peserta telah melalui hasil seleksi ketat dan telah menjalani pembekalan intens baik fisik, mental, keperamukaan hingga seni budaya.”
Pendampingan dan peran pembina
Selama Jamnas, rombongan akan didampingi empat pendamping dan dua pembina kontingen. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina atas dedikasi mereka dalam membimbing peserta.
“Kepada para pembina dan pendamping, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan ketulusan dalam membimbing anak-anak kita. Mohon terus dijaga kesehatan, keselamatan, kekompakan, dan semangat mereka selama mengikuti seluruh rangkaian Jamnas.”
Harapan dan pesan penutup
Pesan utama yang disampaikan menyangkut sikap, disiplin, dan sportivitas. Bupati meminta peserta berangkat dengan semangat dan berpartisipasi penuh pada seluruh rangkaian kegiatan.
“Berangkatlah dengan semangat, ikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Jaga diri, jaga kekompakan, jaga nama baik Banyuwangi, dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi emas Indonesia.”
Dengan pengiriman kontingen ini, pemerintah daerah berharap keterlibatan pramuka dapat memperkuat citra Banyuwangi serta mempromosikan potensi pariwisata dan budaya kepada peserta dari seluruh penjuru negeri.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pemprov Jatim Diminta Susun Kebijakan Fiskal untuk Kendaraan Listrik
DPRD Jatim mendorong kebijakan fiskal kendaraan listrik yang memperhitungkan bobot dan dampak pada infrastru...
PDI Perjuangan Kukuhkan Pengurus Ranting Bandung, 30% Diisi Gen Z
PDI Perjuangan mengukuhkan Pengurus Ranting dan Anak Ranting Kecamatan Bandung 9 Agustus 2026; 30% posisi ki...
Aksi Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di Jember Memanas, Polemik Kepala Desa
Aksi menolak rencana pinjaman Rp786 miliar di DPRD Jember memanas; aktivis tuntut pembatalan sementara sejum...
Banteng Jatim Tertinggal 1-4, Peluang Lolos Soekarno Cup Masih Terbuka
Banteng Jatim kalah 1-4 dari Banteng Jabar di Surabaya (10/8/2026), namun pengarah panitia dan pelatih menil...
Banteng Jatim Tertekan Usai Kalah 1-4 di Soekarno Cup
Banteng Jatim kalah 1-4 dari Banteng Jawa Barat di laga pembuka Soekarno Cup 2026; peluang lolos masih terbu...
Soekarno Cup 2026: Panggung Cari Talenta Sepak Bola Muda
Soekarno Cup 2026 di Surabaya jadi wadah bagi 16 provinsi dan 400 pemain mencari kesempatan ke klub profesio...