Warga Minta Jalan Kapten Muchtar Basri Kembali Dua Arah
MEDAN — Warga Kelurahan Glugur Darat II mendesak arus lalu lintas di Jalan Kapten Muchtar Basri dikembalikan menjadi dua arah. Desakan itu disampaikan saat penyerahan dana advokasi Rp50 juta untuk Badan Kenaziran Masjid (BKM) Jamik oleh anggota DPRD Medan Fraksi PKS H Doli Indra Rangkuti, Minggu (26/7). Warga menilai kebijakan satu arah mengganggu akses jamaah ke Masjid Jamik dan menurunkan omzet pedagang sekitar.
Penyerahan dana advokasi dan respons warga
Pemberian dana advokasi senilai Rp50 juta diterima Ketua BKM Masjid Jamik Askim AS di sela-sela reses yang dihadiri ratusan warga setelah shalat Ashar. Penyerahan berlangsung di halaman masjid dan disaksikan Lurah Glugur Darat II Ahmad Fadly Siregar.
Acara reses berubah menjadi forum aspirasi publik karena warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, terutama soal perubahan arah lalu lintas di ruas jalan yang mengarah ke kampus UMSU.
Keluhan utama: akses masjid dan penurunan omzet
Warga menjelaskan kebijakan pengalihan arus satu arah dari simpang Jalan Bambu hingga ke UMSU membuat jamaah harus berputar lebih jauh ketika ingin ke Masjid Jamik. Kondisi ini dinilai merepotkan bagi jamaah dan berdampak langsung pada pedagang kaki lima di sekitar masjid.
Beberapa pedagang mengatakan omsetnya menurun sejak penerapan satu arah karena berkurangnya arus kendaraan yang melintas dekat lokasi.
Tindak lanjut dari DPRD
Menanggapi keluhan, Doli berjanji akan menindaklanjuti masalah ini ke instansi terkait dan mengangkatnya dalam forum resmi DPRD. Ia menyebut akan mengumpulkan data dan mengajak dinas serta aparat kelurahan dan kecamatan untuk membahas dampak kebijakan tersebut.
"Mudah-mudahan lebih hidup suasana beribadahnya dengan adanya bantuan digunakan untuk penataan masjid,"
"InsyaAllah ini akan menjadi bahan saya. Nanti kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, lurah, dan camat. Kita akan tanyakan juga apakah sudah ada studi kelayakan yang dilakukan, dan apa dampaknya kepada masyarakat,"
"Kita bahas bersama, kenapa bisa begini, dampaknya seperti apa ke masyarakat, dan terakhir solusinya bagaimana,"
Apresiasi dan harapan warga
Ketua BKM Askim AS menyampaikan apresiasi atas kunjungan anggota DPRD yang hadir di tengah kesibukan. Sementara Lurah Ahmad Fadly Siregar berharap aspirasi warga disampaikan penuh supaya dapat diperjuangkan oleh wakil rakyat.
"InsyaAllah apa yang menjadi keresahan warga bisa diperjuangkan oleh anggota Dewan,"
Rencana DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan, lurah, dan camat menjadi langkah selanjutnya. Pertemuan ini akan menjadi momen untuk memverifikasi apakah sudah dilakukan studi kelayakan sebelum kebijakan satu arah diterapkan dan mencari solusi terbaik bagi kenyamanan ibadah serta kelangsungan usaha warga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...