Shalat Istisqa di Darul Kamal, Warga Berdoa untuk Turunnya Hujan
Darul Kamal, Aceh Besar — Ratusan warga Kecamatan Darul Kamal melaksanakan Shalat Istisqa dan doa bersama pada Senin (3/8) di halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet, sebagai upaya memohon hujan di tengah kekeringan yang mulai merusak lahan pertanian setempat.
Doa bersama sebagai bentuk ikhtiar
Shalat dan doa digelar secara khidmat sejak pagi. Masyarakat dari berbagai gampong memadati lokasi dengan harapan hujan segera turun. Kegiatan ini juga melibatkan guru dan murid SDN Lamkunyet sebagai bagian dari pembelajaran nilai-nilai keagamaan.
“Mari bersama memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan dan keberkahan bagi negeri dan umat,”
seru Ketua MPU Darul Kamal, Tgk Muhibuddin, kepada jamaah. Ia juga mengingatkan jamaah untuk menata niat dan memperbanyak doa.
“Mari kita hadirkan hati, sucikan niat, dan kuatkan doa bersama,”
Dampak kekeringan bagi pertanian
Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd, yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan, menyampaikan kondisi kekeringan telah berdampak luas pada sektor pertanian. Menurutnya banyak sawah mulai mengering dan tanah mengalami retak-retak.
“Kita melihat langsung kondisi di lapangan, banyak sawah yang mulai mengering, bahkan sebagian sudah mengalami retak-retak tanah. Ini tentu sangat mempengaruhi hasil pertanian masyarakat,”
Husaini menegaskan pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi jangka pendek dan panjang. Meski demikian, menurutnya, doa merupakan bagian penting dari upaya spiritual masyarakat.
Kekhawatiran petani dan pesan imam setempat
Imum Mukim Biluy, Rusdi, S.Pd, menjelaskan situasi di lapangan sangat memprihatinkan. Banyak lahan pertanian dan perkebunan yang kekurangan air, tanah mengering hingga pecah-pecah, sementara padi mulai mengeluarkan bulir.
“Banyak lahan pertanian dan perkebunan saat ini tidak memiliki air sama sekali. Tanah sudah sangat kering bahkan pecah-pecah, sementara padi sudah mulai mengeluarkan bulir,”
Rusdi mengingatkan potensi gagal panen jika hujan tak kunjung tiba. Ia juga menekankan bahwa Shalat Istisqa menjadi media pendidikan spiritual bagi generasi muda untuk menghadapi ujian.
Jamaah tetap beribadah saat hujan turun
Menariknya, hujan mulai turun saat shalat berlangsung. Meski diguyur hujan, jamaah tidak membubarkan diri dan tetap melanjutkan ibadah dengan khusyuk. Pelaksanaan shalat dipimpin Tgk Jufri dari Masjid Lamkunyet, yang sebelumnya memberi penjelasan tata cara Shalat Istisqa sesuai syariat.
Kegiatan ditutup dengan tausiah singkat dari Tgk Muhibuddin yang mengajak masyarakat memperbanyak istighfar dan menjaga hubungan antar sesama sebagai jalan untuk mendatangkan rahmat.
- Tempat: Halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet
- Waktu: Senin, 3 Agustus
- Peserta: Masyarakat, guru, murid SDN Lamkunyet, forkopimcam, mantan camat
Shalat Istisqa ini mencerminkan kuatnya nilai religius masyarakat Darul Kamal dalam menghadapi kekeringan. Selain menjadi upaya batiniah, kegiatan tersebut juga mendorong koordinasi pemerintah daerah untuk mencari solusi konkret bagi petani yang terdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...