Nasional

IRSE 2026 Catat 1.784 Pengunjung pada Hari Pertama

Bagikan:
Suasana pengunjung dan stan pameran IRSE 2026 di Jakarta

Indonesia Retail Summit and Expo (IRSE) 2026 mencatat 1.784 pengunjung pada hari pertama penyelenggaraan, menurut laporan penyelenggara. Angka tersebut diumumkan oleh Wakil Ketua Umum HIPPINDO, Rama Auwines, pada hari kedua acara di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Kenaikan ini dianggap sebagai sinyal antusiasme pelaku industri dan publik terhadap forum ritel terbesar tahunan tersebut.

Kenaikan kunjungan dan makna bagi penyelenggaraan

Rama menyatakan bahwa angka 1.784 mencakup peserta, pengunjung umum, pembicara, dan staf eksibitor. Menurutnya, capaian hari pertama menunjukkan respons positif dibandingkan penyelenggaraan IRSE sebelumnya pada 2025. Penyelenggara melihat data kunjungan sebagai indikator kuat untuk kelangsungan acara dua hari ini.

“Kami sangat bersyukur karena antusias pada hari pertama menunjukkan hasil yang sangat positif. Berdasarkan laporan kunjungan pada kemarin tanggal 26, tercatat total kehadiran sebanyak 1.784 orang.”

— pernyataan Wakil Ketua Umum HIPPINDO, Rama Auwines.

Partisipasi eksibitor dan sponsor

Selain sesi diskusi, IRSE 2026 menghadirkan area pameran untuk mempertemukan pelaku usaha. Sebanyak 65 perusahaan eksibitor berpartisipasi untuk memamerkan produk, layanan, dan solusi ritel. Event ini juga didukung oleh 28 sponsor yang berkontribusi pada penyelenggaraan dan program acara.

Agenda hari kedua dan fokus pembahasan

Rangkaian kegiatan pada hari kedua meliputi diskusi mengenai perubahan perilaku konsumen, adopsi teknologi, inovasi, serta arah masa depan industri ritel. Agenda juga menyorot prospek ekonomi dan perkembangan ritel menjelang 2027. Penyelenggara mendorong peserta untuk memanfaatkan sesi-sesi diskusi dan jaringan bisnis yang tersedia.

Target pengunjung dan harapan penyelenggara

Penyelenggara menargetkan lebih dari 4.000 pengunjung mengikuti seluruh rangkaian IRSE 2026. Rama mengajak peserta untuk memaksimalkan hari terakhir acara, termasuk menghadiri sesi narasumber dan mengunjungi area expo. Harapan itu ditempatkan untuk memperbesar peluang kerja sama antarpelaku industri dan mempercepat adaptasi inovasi ritel.

Dengan capaian awal ini, IRSE 2026 berpotensi menjadi ajang penting bagi pemangku kepentingan ritel dalam mengukur arah pasar, menjajaki kemitraan, dan merancang strategi menghadapi tantangan hingga 2027.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait