Nasional

Enam Zona Pelayanan Aspirasi di Senayan, Ini Pembagian dan Tujuannya

Bagikan:
Petugas polisi di kawasan Senayan saat pengaturan zona pelayanan aspirasi

Polres Metro Jakarta Pusat membagi pelayanan penyampaian aspirasi menjadi enam zona di kawasan Senayan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pembagian ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, memastikan kelancaran operasional personel, dan agar aktivitas masyarakat sekitar tetap berjalan nyaman.

Pembagian wilayah untuk pengelolaan aspirasi

Pembagian menjadi zona bertujuan memberi penanggung jawab di tiap wilayah sehingga pengawasan dan pelayanan lebih terarah. Dengan pola ini, polisi dapat merespons situasi dan mengatur lalu lintas kegiatan publik tanpa terpusat pada satu titik.

Untuk memberikan pelayanan di titik penyampaian aspirasi sekaligus menjaga ketertiban, kami membagi wilayah pelayanan menjadi enam zona. Pembagian ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan operasional personel berjalan optimal

Rincian enam zona

  • Zona 1: Kawasan Ring 1 Gedung DPR/MPR RI. Titik utama pelayanan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold.
  • Zona 2: Titik di sekitar Kompleks DPR/MPR RI hingga Flyover Semanggi. Zona ini berada di jalur penting mobilitas Senayan.
  • Zona 3: Pintu Mal Senayan Park atau SPARK, kawasan sekitar TVRI, Traffic Light Hotel Mulia, dan Traffic Light Asia Afrika.
  • Zona 4: Gerbang Pancasila atau gerbang belakang DPR RI hingga Jalan Gelora. Akses ini berdekatan dengan Kompleks Parlemen.
  • Zona 5: Pos Polisi Palmerah dan area Stasiun Palmerah, termasuk Masjid DPR hingga Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  • Zona 6: Kawasan BPK RI, Lorong Warga, dan Ladokgi Atas. Penempatan personel di sini untuk menjangkau seluruh titik yang ditentukan.

Pengawasan dan kepemimpinan

Kapolres Kombes Pol. Reynold memimpin langsung pelayanan di Zona 1 untuk memastikan titik utama mendapat pengawasan ketat. Sementara itu, Wakapolres AKBP Mirzal Maulana memimpin pelayanan di wilayah hukum Polsek Metro Gambir sebagai bagian dari pembagian tugas agar setiap zona diawasi secara langsung.

Pendekatan humanis dalam pelayanan

Polres menekankan pendekatan persuasif agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas publik. Pendekatan ini diharapkan menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat dan kenyamanan warga lain di sekitar Senayan.

Kami mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan kondusif dalam melayani masyarakat. Kami berharap penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan baik

Dampak dan harapan

Dengan pembagian zonasi, pelayanan diharapkan lebih merata dan responsif. Personel dapat memberikan layanan sesuai karakter lokasi, serta menjaga keteraturan arus lalu lintas dan kegiatan masyarakat di sekitar kawasan Senayan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait