Bupati Sumenep Tekankan Peran Strategis Inspektorat dalam Pengawasan
SUMENEP — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya peran inspektorat sebagai aparat pengawas internal pemerintah (APIP) saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Ruang PASA, Jumat (17/7/2026). Fauzi meminta inspektorat tidak sekadar menemukan kesalahan, melainkan menjadi mitra pelatihan bagi perangkat daerah untuk mencegah penyimpangan dan meningkatkan tata kelola pemerintahan.
Penguatan fungsi pengawasan internal
Fauzi menilai kepala inspektorat mesti memperkuat sistem pengawasan internal. Hal ini bertujuan mendorong pencegahan potensi penyimpangan dan memperbaiki layanan publik. Ia menekankan pengawasan harus bersifat proaktif dan solutif, bukan sekadar mencari kesalahan.
Pendekatan pelatihan dan pendampingan
Menurut Bupati, pendekatan inspektorat perlu berorientasi pada peningkatan kapasitas OPD. Langkah yang disarankan meliputi pelatihan, pendampingan, serta komunikasi intensif antara inspektorat dan unit kerja lain. Dengan demikian, masalah dapat dicegah sejak awal dan kualitas layanan publik meningkat.
"Tidak hanya bertugas menemukan kesalahan, tetapi menjadi mitra pelatihan bagi seluruh perangkat daerah,"
Koordinasi dan solusi konstruktif
Fauzi meminta inspektorat membangun komunikasi yang baik dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia berharap setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi melalui koordinasi dan solusi yang konstruktif. Pendekatan kolaboratif dinilai lebih efektif untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Kami tekankan inspektorat harus mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh OPD, sehingga setiap potensi permasalahan bisa melakukan pencegahan sejak dini melalui langkah-langkah pelatihan, pendampingan, serta memberikan solusi yang konstruktif,"
Integritas, kompetensi, dan harapan kepemimpinan
Fauzi mengajak seluruh jajaran inspektorat menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi. Ia menilai kepercayaan publik akan bertumbuh jika kinerja pemerintah ditopang oleh profesionalisme dan tanggung jawab. Sebagai penutup, ia berharap kepala inspektorat yang baru mampu menjalankan amanah demi pemerintahan yang melayani dan berintegritas.
"Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui kinerja yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab,"
Achmad Fauzi Wongsojudo menandaskan harapannya agar peran inspektorat semakin mengedepankan pembinaan dan pencegahan sehingga tata kelola pemerintahan Kabupaten Sumenep terus berkembang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Jalan Usaha Tani 200 m di Pasuruan Ditinjau, Permudah Akses Petani
Arifin meninjau pembangunan jalan usaha tani 200 m di Dusun Kedungturi, Pasuruan, sebagai upaya perbaikan ak...
Ketua DPRD Malang Dorong Penguatan Ekosistem Seni dan Urban Farming
Ketua DPRD Malang dorong KIK lebih bermanfaat, permudah perizinan seni, dan kembangkan urban farming untuk k...
Surabaya Usul Sumur Resapan untuk Kendalikan Banjir di Kampung
Ketua DPRD Surabaya usul sumur resapan untuk kendalikan banjir kampung, melengkapi bozem dan perbaikan drain...
Sumur Resapan Jadi Solusi Pengendalian Banjir di Surabaya
Ketua DPRD Surabaya usulkan sumur resapan dan bozem kecil sebagai solusi pengendalian banjir di kawasan pada...
DPRD Jember Dorong Aturan Tertulis untuk Pengendalian Sound Horeg
DPRD Jember mendorong aturan tertulis untuk mengatur sound horeg setelah rapat dengan MUI, Polres, Pemkab, d...
KKP Gelar Bulan Bakti di KNMP Lateng, Dorong UMKM dan Kuliner
KKP menggelar Bulan Bakti di KNMP Lateng Banyuwangi untuk dukung UMKM perikanan, wisata kuliner, layanan ser...