Indosat Gandeng Nokia untuk Modernisasi Jaringan 5G
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Nokia pada Selasa, 9 Juni 2026. Tujuan utama kerja sama adalah memodernisasi jaringan seluler di seluruh Indonesia melalui penerapan 5G Radio Access Network (RAN) canggih pada pita frekuensi rendah dan menengah. Langkah ini diharapkan meningkatkan kapasitas, kinerja, dan cakupan layanan sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal bagi pelanggan.
Ruang lingkup kerja sama
Nokia ditunjuk sebagai mitra teknologi utama untuk mendukung implementasi 5G pada pita frekuensi rendah dan menengah. Kolaborasi berfokus pada pembangunan jaringan berkinerja tinggi yang terintegrasi dan mampu memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk optimasi operasi jaringan.
Manfaat langsung bagi pelanggan
Indosat menegaskan peningkatan jaringan akan memberi pengalaman digital yang lebih lancar, responsif, dan andal. Perbaikan ini diharapkan terasa pada layanan hiburan, permainan daring, serta aktivitas produktif seperti bekerja dan belajar jarak jauh.
Dukungan untuk segmen ritel dan korporasi
Perangkat jaringan yang ditingkatkan juga membuka peluang penerapan layanan lanjutan untuk pelanggan ritel dan korporasi. Indosat menyoroti potensi pemanfaatan untuk sejumlah sektor utama, termasuk:
- layanan publik
- industri
- layanan digital
Kata pimpinan Indosat
"Fondasi jaringan yang lebih kuat dan fleksibel akan memungkinkan Indosat melayani pelanggan dengan lebih baik. Serta menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna seiring berkembangnya kebutuhan digital,"
President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan kerja sama ini juga mendukung ambisi jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses digital secara lebih inklusif di seluruh negeri.
"Jaringan yang telah ditingkatkan ini akan mendukung berbagai penerapan lanjutan bagi pelanggan. Baik ritel maupun korporasi di sejumlah sektor utama, termasuk layanan publik, industri, dan layanan digital,"
Implikasi dan prospek ke depan
Kolaborasi Indosat dan Nokia menandai langkah penting dalam percepatan adopsi 5G di Indonesia. Selain meningkatkan kualitas layanan konsumen, modernisasi jaringan juga menjadi fondasi bagi pengembangan layanan digital baru dan transformasi sektor industri.
Meski detail teknis dan jadwal implementasi skala nasional belum dipaparkan secara rinci, langkah ini menunjukkan komitmen kedua perusahaan untuk membangun infrastruktur yang siap menghadapi lonjakan kebutuhan data dan aplikasi masa depan.
Berita Terkait
Holding Perkebunan Ajak Generasi Muda Percepat Transformasi
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara ajak generasi muda aktif percepat transformasi industri perkebun...
Angkutan Peti Kemas KAI Naik 19,35% hingga Mei 2026
KAI catat kenaikan angkutan peti kemas 19,35% hingga Mei 2026, total 2.428.471 ton, dorong efisiensi logisti...
Pameran Swarna Wastra Nusantara Pacu Tren Fesyen Berkelanjutan
Pameran SWN 2026 di Jakarta dorong promosi wastra dan kriya, selaras dengan tren fesyen berkelanjutan dan di...
Pelanggan Kereta Compartment Suite KAI Naik 79,38% Jan–Mei 2026
Pelanggan Compartment Suite KAI naik 79,38% jadi 20.565 orang pada Jan–Mei 2026; penumpang kini mengutamakan...
SUV Misterius DFSK Tertangkap Kamera, Peluncuran Semakin Dekat
PT Sokonindo tertangkap menguji SUV misterius DFSK di Indonesia; desain mulai terlihat, tetapi detail dan sp...
KAI Pasang 113 Unit PLTS untuk Kurangi Emisi Karbon
KAI operasikan 113 unit PLTS di 92 lokasi sejak 9 Juni 2026, dengan kapasitas 4.430,65 kWp dan potensi pengu...