10 Perusahaan Indonesia Lolos ke Saudi Fashion & Tex Expo 2026
Sepuluh perusahaan Indonesia terpilih mengikuti Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah pada 24-27 September 2026. Seleksi dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dari 182 pendaftar berdasarkan kesiapan ekspor, kualitas produk, dan potensi pasar di Arab Saudi.
Hasil kurasi dan daftar peserta
Panitia kurasi menetapkan sepuluh perusahaan yang dinilai siap menembus pasar Saudi. Keikutsertaan ini bertujuan membuka peluang kemitraan dan transaksi jangka panjang bagi pelaku fesyen nasional.
- Sarinah
- Modestluxe
- Crucil
- Hikmat
- Khanaan
- Irna La Perle
- Dian Pelangi
- Karina Design
- Intanaka
- PT Yoshi Utama
Alasan fokus ke pasar Saudi
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menilai Arab Saudi merupakan pasar potensial bagi produk fesyen berkualitas. Menurutnya, modest fashion menjadi keunggulan yang relevan untuk dikembangkan di sana.
“Ditjen PEN berkomitmen mendukung pelaku usaha Indonesia menembus pasar global melalui berbagai kegiatan promosi dagang yang tepat sasaran. Kami berharap keikutsertaan 10 perusahaan terpilih dapat membuka kemitraan bisnis jangka panjang dan memperkuat citra Indonesia.”
- Fajarini Puntodewi, 10 Agustus 2026
Tujuan pameran dan fasilitas bagi peserta
Saudi Fashion & Tex Expo mempertemukan produsen, importir, distributor, peritel, dan pembeli internasional. Selama pameran, peserta terkurasi mendapat akses ke forum bisnis serta sesi business matching dengan calon pembeli dari Arab Saudi dan negara lain.
Respons dan harapan Kemendag
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, menyambut antusiasme pendaftar dan mendorong peserta memaksimalkan ajang untuk memperluas jejaring dan meningkatkan ekspor.
“Kami mengucapkan selamat kepada 10 perusahaan yang berhasil lolos seleksi untuk mewakili Indonesia pada Saudi Fashion & Tex Expo 2026. Kami berharap, para peserta dapat memanfaatkan ajang ini untuk memperluas jejaring bisnis, menjalin kemitraan dengan calon pembeli, serta meningkatkan ekspor.”
- Ari Satria
Dukungan diplomatik dan kelanjutan promosi
Atase Perdagangan Riyadh, Zulvri Yenni, menegaskan komitmen membuka peluang promosi dagang yang lebih terarah. Ia juga mendorong perusahaan yang belum terpilih untuk terus meningkatkan kesiapan ekspor dan inovasi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dalam proses seleksi. Bagi perusahaan yang belum terpilih, kami berharap tetap meningkatkan kesiapan ekspor dan terus berinovasi.”
- Zulvri Yenni
Keikutsertaan Indonesia didukung Kementerian Perdagangan bersama Kedutaan Besar RI di Riyadh dan Konsulat Jenderal RI di Jeddah. Kolaborasi ini diarahkan memperkuat penetrasi pasar ekspor fesyen dan tekstil Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Dengan peluang pertemuan bisnis dan akses ke jaringan pembeli internasional, partisipasi Indonesia diharapkan mendorong kenaikan transaksi dan kerja sama jangka panjang bagi pelaku industri fesyen nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...