Indodana Dapatkan Pendanaan Rp1,5T dari BCA untuk Perluas BNPL
PT Indodana Multi Finance, perusahaan pembiayaan berizin OJK, menerima fasilitas pendanaan sebesar Rp1,5 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk memperkuat layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) dan memperluas jangkauan Indodana PayLater ke berbagai wilayah Indonesia.
Pendanaan dan tujuan kerjasama
Pendanaan ini merupakan kelanjutan kemitraan strategis kedua lembaga. Tujuan utamanya adalah memperluas akses pembiayaan konsumsi melalui platform digital. Langkah ini diambil agar layanan PayLater dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat di kota-kota kecil dan besar.
"Kami mengapresiasi kepercayaan berkelanjutan yang sudah diberikan oleh Bank BCA. Dan akan kami optimalkan dalam memperkuat ekonomi pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mira Wibowo, Direktur Utama PT Indodana Multi Finance, yang menilai kolaborasi fase sebelumnya sebagai fondasi pengembangan layanan dan ekspansi kemitraan.
Cakupan layanan dan ekspansi
Indodana Finance menyatakan ekspansi dilakukan secara agresif namun terukur. Saat ini layanan Indodana PayLater telah tersedia di lebih dari 180 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Ekspansi ini dilaksanakan melalui kemitraan dengan merchant online, merchant offline, dan jaringan ritel.
- Lebih dari 180 kota dan kabupaten tercakup
- Jangkauan melalui merchant online dan offline
- Kolaborasi dengan ritel lokal untuk akses layanan
Dukungan BCA dan inklusi keuangan
Perwakilan BCA menyatakan dukungan terhadap langkah yang meningkatkan inklusi keuangan. Penyaluran pendanaan melalui platform digital dinilai efektif memperluas akses layanan ke segmen yang belum tersentuh perbankan tradisional.
"Penyaluran pendanaan melalui digital platform seperti Indodana Finance menjadi salah satu cara yang bisa ditempuh untuk itu, kami percaya, penyaluran pendanaan yang bertanggung jawab dari perusahaan terpercaya. Tentunya yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi industri pembiayaan digital di Indonesia,”
Pernyataan itu disampaikan oleh Liliani Kurniawan, SVP Kepala Kantor Cabang Korporasi BCA.
Akses informasi dan langkah selanjutnya
Indodana Finance mendorong pemerataan akses keuangan melalui layanan yang mudah diakses. Untuk informasi lebih lanjut dan layanan, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi atau mengunduh aplikasi Indodana Finance.
Informasi resmi tersedia di indodana.id. Aplikasi Indodana Finance juga dapat diunduh melalui App Store atau Google Play.
Dengan pendanaan ini, Indodana menegaskan komitmen pada pertumbuhan BNPL yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus mendukung perluasan inklusi keuangan di seluruh Indonesia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...