Ekonomi

IHSG Berpeluang Naik Setelah MSCI; Net Buy Asing Rp483 M

Bagikan:
Grafik IHSG menguat setelah pengumuman MSCI dan aksi beli investor asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, setelah pengumuman MSCI yang mempertahankan Indonesia sebagai emerging market. Pada penutupan Rabu, IHSG menguat 1,69% ke level 6.373,85, didorong aksi beli investor asing senilai Rp483 miliar.

Aksi asing dan saham yang paling diburu

Penguatan IHSG didukung oleh arus modal asing yang masuk ke beberapa saham unggulan. BNI Sekuritas mencatat adanya net buy asing signifikan yang menjadi pemicu reli positif pasar.

Saham yang tercatat paling banyak dibeli oleh investor asing adalah:

  • PTRO
  • BREN
  • CUAN
  • BRPT
  • BBCA

Proyeksi teknikal: support dan resistance

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan momentum penguatan dapat berlanjut selama IHSG mampu bertahan di atas level kunci. Ia memetakan area pergerakan indeks pada sesi selanjutnya.

"Setelah pengumuman MSCI bahwa Indonesia tetap di emerging market, IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan,"

Fanny memprakirakan level support berada di kisaran 6.300–6.320, sementara level resistansi diperkirakan bergerak di rentang 6.400–6.450. Ia menegaskan bahwa kelanjutan penguatan bergantung pada kemampuan IHSG mempertahankan level 6.300.

Pidato kenegaraan dan fokus fiskal

Pelekatan sentimen pasar juga dipengaruhi oleh agenda domestik. Investor akan mencermati Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, 14 Agustus 2026, yang akan memuat penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan.

"Penyampaian tersebut merupakan kesempatan bagi Pemerintah untuk menjabarkan arah kebijakan fiskal dan anggaran tahun depan. Investor mengharapkan pos-pos anggaran dapat dialokasikan secara efektif dan efisien serta mengurangi anggaran untuk kebijakan populis,"

Tim Analis Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa pengurangan alokasi untuk kebijakan populis penting agar APBN dapat mencapai target defisit RAPBN 2027 yang dipatok sekitar 1,8–2,4% dari PDB.

Implikasi dan prospek

Secara ringkas, sinyal eksternal positif dari MSCI dan aliran modal asing memberi peluang penguatan jangka pendek bagi IHSG. Namun, kelanjutan reli akan sangat tergantung pada perkembangan kebijakan fiskal yang diumumkan pemerintah dan kemampuan pasar mempertahankan level teknikal kunci.

Investor disarankan memantau pidato Presiden serta realokasi anggaran dalam RAPBN 2027 sebagai penentu sentimen pasar selanjutnya.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait