IHSG Diperkirakan Melemah Jelang Pengumuman MSCI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melemah pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Tekanan datang dari pergerakan indeks saham global dan sentimen menjelang pengumuman Annual Market Classification Review dari MSCI yang dijadwalkan Rabu, 24 Juni 2026.
Respons IHSG dan data perdagangan
Sehari sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,98 persen atau 60,45 poin ke level 6.116,69. Penurunan itu disertai aksi net sell asing senilai Rp1,11 triliun, menunjukkan tekanan jual dari investor luar negeri.
Saham yang tercatat paling banyak dijual oleh asing antara lain:
- BBRI
- TPIA
- BBNI
- TLKM
- BMRI
IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan terbatas di area support 6.080-6.065
Sentimen pasar global
Bursa Amerika Serikat anjlok pada penutupan Senin, 22 Juni 2026, yang dipicu aksi jual besar-besaran pada saham teknologi berkapitalisasi besar. Tekanan di pasar AS itu turut memengaruhi ekspektasi di pasar regional.
Sementara itu, bursa Asia bergerak beragam. Perkembangan negosiasi antara AS dan Iran di Swiss memicu gejolak; delegasi Iran melakukan walk out setelah Presiden AS kembali mengancam Teheran. Di sisi lain, bank sentral Tiongkok, Peoples Bank of China (PBOC), mempertahankan suku bunga acuan pinjaman sesuai ekspektasi, yakni LPR tenor satu tahun 3,0% dan tenor lima tahun 3,5%.
Faktor domestik: MSCI dan review S&P
Pelaku pasar domestik cenderung menahan laju transaksi menjelang hasil review MSCI yang akan diumumkan 24 Juni 2026. Keputusan MSCI dinilai penting oleh investor asing dan manajer portofolio.
Ini akan memastikan apakah pasar modal Indonesia masih masuk kategori emerging market
Selain MSCI, pasar juga menunggu hasil review Standard & Poors Global Standards terhadap peringkat Indonesia, yang turut menjadi perhatian bagi penilai risiko dan aliran modal global.
Hasil pengumuman MSCI dan review S&P diperkirakan akan menentukan sentimen jangka pendek, yang berpotensi memengaruhi aliran modal asing dan volatilitas IHSG dalam beberapa hari mendatang.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
KAI Bidik 1,4 Miliar Penumpang per Tahun dengan Empat Mesin Pertumbuhan
KAI menargetkan 1,4 miliar penumpang per tahun dan porsi bisnis non-farebox 20–25% sebagai bagian transforma...
Ekspor Minyak Atsiri Tembus USD348,7 Juta, Kemenperin Pacu Hilirisasi
Ekspor minyak atsiri Indonesia naik ke USD348,7 juta pada 2025; Kemenperin dorong hilirisasi untuk tambah ni...
BI Pertahankan Suku Bunga, Rupiah Menguat hingga Rp17.840
BI pertahankan suku bunga 5,75%; rupiah menguat 0,12% ke Rp17.840 per USD pada penutupan perdagangan Rabu, 1...
Secure Parking Kelola 1.700 Titik, Hampir 2 Juta Kendaraan Sehari
Secure Parking mengelola 1.700 titik parkir di Indonesia dan melayani hampir 2 juta kendaraan setiap hari, d...
BI Tahan Suku Bunga, IHSG Melemah 0,86% ke 6.394
IHSG turun 0,86% ke 6.394 pada 19 Agustus 2026 setelah BI mempertahankan suku bunga 5,75%; nilai transaksi R...
Pasokan Energi Jadi Prioritas Pertamina Pascagempa NTT
FKBI meminta pasokan BBM dan LPG jadi prioritas penanganan pascagempa NTT agar distribusi logistik dan aktiv...