Lokal

IAIN Langsa Tandatangani PKS Program PKA S-1/D-IV Guru di Jakarta

Bagikan:
Penandatanganan PKS antara Direktorat Guru PAUD dan PNF dan IAIN Langsa di Jakarta

Jakarta, 7 September — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Guru PAUD dan PNF untuk menyelenggarakan Program PKA S-1/D-IV Guru. Penandatanganan berlangsung di Jakarta dan bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi guru yang membutuhkan peningkatan kualifikasi akademik.

Penandatanganan dan pihak terkait

PKS ditandatangani dari pihak Direktorat Guru PAUD dan PNF oleh Saiful Bari, S.Kom., M.Eng., selaku Kuasa Pengguna Anggaran. Dari pihak IAIN Langsa, penandatangan dilakukan oleh Rektor Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A. Keduanya menyepakati peran IAIN Langsa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara program.

Tujuan dan kebijakan nasional

Kerja sama ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan kualifikasi guru melalui program khusus yang memberikan jalur akademik bagi guru. Program tersebut dirancang agar guru yang belum memiliki gelar S-1/D-IV dapat mengakses pendidikan tinggi formal untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi profesional.

Dampak bagi IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa menilai PKS ini strategis karena tidak hanya memperkuat peran institusi sebagai penyelenggara pendidikan tenaga kependidikan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan jumlah mahasiswa.

"Program ini secara faktual membuka ruang yang sangat besar bagi pertambahan mahasiswa IAIN Langsa. Guru-guru yang mengikuti program melalui IAIN Langsa akan menjadi bagian dari ekosistem akademik kita. Ini tentu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan mahasiswa,"

Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa akan memicu rangkaian aktivitas akademik yang lebih intensif, seperti proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Manfaat strategis bagi perguruan tinggi

Menurut Rektor, kerja sama ini menghadirkan beberapa keuntungan strategis bagi IAIN Langsa:

  1. Pertambahan jumlah mahasiswa sebagai sumber pertumbuhan institusi.
  2. Penguatan posisi IAIN Langsa sebagai LPTK yang dipercaya menyelenggarakan program nasional.
  3. Perluasan jejaring dan peningkatan pengenalan merek institusi di berbagai daerah.
  4. Peningkatan aktivitas dan kualitas ekosistem akademik, termasuk penelitian dan pengabdian.
  5. Peningkatan kapasitas finansial melalui PNBP yang proporsional seiring bertambahnya layanan pendidikan.
  6. Penguatan agenda transformasi kelembagaan dan perluasan mandat akademik.

Visi jangka panjang

Prof. Ismail menegaskan IAIN Langsa harus terus memperluas jangkauan layanan, tidak hanya berfokus pada wilayah Aceh dan sekitarnya. Menurutnya, keterlibatan dalam program nasional menunjukkan kapasitas institusi untuk memberi kontribusi lebih luas kepada negeri.

"Kita mendidik guru hari ini, tetapi sesungguhnya kita sedang ikut menyiapkan generasi Indonesia di masa depan. Karena itu, kerja sama ini memiliki nilai akademik sekaligus nilai sosial yang sangat besar,"

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret bagi IAIN Langsa untuk meningkatkan mutu pendidikan guru dan memperkuat peran lembaga dalam pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik nasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait