Ekonomi

HUT Kopdes Merah Putih Welesi Diramaikan Festival dan Bazar Murah

Bagikan:
Pengunjung membeli produk pertanian di bazar Kopdes Merah Putih Welesi

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kampung Welesi, Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya menggelar festival dan bazar murah dalam rangka HUT ke‑I pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini menampilkan penjualan hasil bumi lokal untuk memperkuat ekonomi petani dan membangun rantai distribusi.

Festival dan Bazar: produk lokal dipamerkan

Festival dan bazar yang mengusung tema "satu noken berjuta harapan" berlangsung di halaman kantor kampung pada Selasa, 21 Juli 2026, dengan rangkaian sejak 20 Juli. Lapak‑lapak menampilkan beragam produk hasil pertanian yang diolah oleh anggota koperasi.

Pengunjung dapat membeli komoditas segar dan olahan yang dijual langsung oleh petani dan kelompok tani. Penjualan difokuskan untuk menyerap produksi lokal dan memperkenalkan produk kampung ke pasar yang lebih luas.

  • Buah‑buahan
  • Sayur‑mayur
  • Umbi‑umbian

Dukungan pemerintah daerah

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memberikan dukungan melalui perwakilan, Asisten III Setda, Lukas W. Kossay. Menurutnya, koperasi ini termasuk program prioritas nasional sehingga mendapat perhatian khusus.

"Pemerintah sifatnya mendukung dan apresiasi kepada pengembangan koperasi ini. Dari pemerintah mengharapkan koperasi ini jadi percontohan untuk di wilayah Provinsi Papua Pegunungan."

Kossay menekankan pentingnya dukungan itu bagi 28 kelompok tani yang tergabung serta manfaat bagi 7 kampung di wilayah sasaran.

Koperasi sebagai motor ekonomi desa

Ketua Kopdes Merah Putih Welesi, Amatus Yelipele, menyampaikan tujuan festival selain pameran hasil pertanian. Kegiatan ini juga untuk membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di kampung.

"Bangun satu ekosistem bagaimana petani bisa menjual hasil mereka ke koperasi‑koperasi lalu distribusi ke konsumen di Papua Pegunungan, tapi juga bisa impor keluar sesuai dengan permintaan dan koperasi kami siap kerja."

Amatus menyatakan produk diolah selama kurang lebih enam bulan sebelum dipasarkan, sebagai upaya menambah nilai dan daya saing komoditas lokal.

Implikasi dan langkah ke depan

Festival ini diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan koperasi serupa di wilayah lain. Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan kelompok tani, Kopdes Merah Putih Welesi menargetkan perluasan distribusi produk ke luar wilayah Papua Pegunungan.

Ke depan, penguatan jaringan pemasaran dan peningkatan kapasitas produksi akan menjadi fokus untuk mewujudkan harapan tema kegiatan tersebut.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait