Haul Bung Karno 2026: Armuji Ajak Gen Z Lawan Distorsi Sejarah
SURABAYA — Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, mendorong generasi muda, terutama Gen Z, untuk aktif memproduksi konten positif dan meluruskan informasi yang tidak sesuai fakta sejarah tentang Bung Karno di media sosial. Seruan itu disampaikan pada peringatan Haul Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Surabaya, Minggu malam (21/6/2026).
Armuji: Gen Z harus jadi korektor narasi sejarah
Ribuan kader dari berbagai tingkatan memadati halaman kantor DPC PDIP Surabaya untuk mengikuti acara yang berlangsung khidmat. Armuji menekankan bahwa momen haul bukan sekadar mengenang, melainkan kesempatan meneruskan semangat dan gagasan Bung Karno.
"Anak-anak kader PDI Perjuangan, khususnya Gen Z, harus aktif di media sosial. Jangan sampai narasi yang memutarbalikkan sejarah terus berkembang tanpa ada yang meluruskan,"
Ia menambahkan pentingnya menjaga warisan pemikiran Bung Karno di dunia digital agar generasi berikutnya paham konteks sejarah.
Ancaman era informasi dan peran platform digital
Perwakilan DPP PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, juga menyoroti arus informasi di media sosial yang berpotensi membuat generasi muda memahami Bung Karno secara tidak utuh. Ia meminta kader memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan pemahaman sejarah yang benar.
"Di TikTok, Instagram, Facebook dan berbagai platform digital lainnya, ada upaya yang membuat anak-anak muda melihat Bung Karno dengan cara pandang yang salah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,"
Surabaya: tanggung jawab historis
Seno menegaskan bahwa Surabaya memiliki tanggung jawab historis menjaga warisan pemikiran Bung Karno. Kota ini menjadi tempat lahir dan tumbuhnya sang proklamator, sehingga peran lokal dinilai krusial dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai upaya "desukarnoisasi".
Kaderisasi dan adaptasi nilai
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Yordan Batara Goa, mengingatkan pentingnya memahami kembali ajaran Marhaenisme sebagai fondasi pemikiran Bung Karno. Ia menekankan bahwa kaderisasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar nilai perjuangan dan keberpihakan pada rakyat kecil tersampaikan ke generasi muda.
Rangkaian acara Haul
Peringatan Haul Bung Karno 2026 di Surabaya dimulai dengan doa bersama dan dilanjutkan berbagai kegiatan untuk refleksi dan penguatan komitmen. Rangkaian acara meliputi:
- Doa bersama
- Tausiah
- Refleksi perjuangan Bung Karno
- Pemotongan tumpeng
- Doa lintas agama yang dipimpin Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
Kehadiran ratusan kader muda menjadi simbol regenerasi dan peneguhan komitmen menjaga sejarah, Pancasila, serta semangat kebangsaan di tengah arus informasi digital.
Penutup: Melalui peringatan ini, PDI Perjuangan Surabaya menegaskan peran generasi muda sebagai garda depan dalam merawat sejarah bangsa dan menyebarkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno ke khalayak luas.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...