Aceh Peringati Hari Anak Nasional 2026: Aneuk Nanggroe Bahagia
BANDA ACEH — Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di UPTD Panti Sosial Aneuk Nanggroe, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan bertema "Aneuk Nanggroe Bahagia, Aceh Sejahtera" bertujuan memperkuat perlindungan, pendidikan, dan kesejahteraan anak di provinsi ini.
Peringatan HAN: siapa, kapan, dan tujuan
Acara dihadiri Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, Sekretaris Dinas Michael Octaviano, Kepala UPTD PSAN Dr. Hasrati, perwakilan BKKBN Aceh, komunitas pemerhati anak, serta mitra dan relawan. Suasana penuh kehangatan tercipta melalui rangkaian kegiatan edukatif dan hiburan.
Rangkaian kegiatan
Perayaan HAN 2026 bukan hanya seremoni. Panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan sejak 19 hingga 26 Juli 2026 untuk memberi pengalaman bermakna bagi anak.
- Senam Bersama Aneuk Nanggroe
- Edu Trip Inspiratif bersama UIN Ar-Raniry
- Workshop pembuatan film pendek dan nonton film
- Deklarasi ANANDA BERSINAR, Program SEJIWA dan RANUP FGA
- Ceria bersama pendongeng nasional Kak Bimo dan Komunitas Aceh Bermain
- Field trip edukatif bertema pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana
Suasana dan momen penting
Kegiatan menampilkan pendongeng nasional Kak Bimo yang membaur bersama komunitas. Anak-anak ikut permainan interaktif, kegiatan kreatif, dan sesi pementasan.
Momen menyentuh hadir saat salah seorang anak binaan UPTD PSAN membacakan puisi. Kepala Dinas Sosial kemudian membalas dengan membaca puisi berjudul "Ayah untuk Ananda" sebagai ungkapan harapan dan kasih sayang.
Pernyataan pejabat
"Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat kepedulian kita terhadap masa depan anak-anak. Mereka adalah generasi penerus Aceh. Karena itu, negara, pemerintah, keluarga, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiap anak tumbuh dengan penuh kasih sayang, mendapatkan pendidikan yang layak, terlindungi dari segala bentuk kekerasan, serta memiliki ruang untuk bermimpi dan berkarya,"
— Budi Afrizal, Kepala Dinas Sosial Aceh.
"Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa investasi terbaik sebuah daerah bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter, mental, dan kualitas anak-anaknya. Kami berharap semangat perlindungan anak terus tumbuh di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga seluruh lembaga pemerintah,"
— Michael Octaviano, Sekretaris Dinas Sosial Aceh.
"Kami ingin menghadirkan Hari Anak Nasional bukan hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai pengalaman yang membahagiakan sekaligus membangun karakter anak. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Aceh,"
— Dr. Hasrati, Kepala UPTD Panti Sosial Aneuk Nanggroe.
Dampak dan langkah ke depan
Peringatan ini sejalan dengan komitmen pemerintahan provinsi untuk memperkuat perlindungan anak dan ketahanan keluarga. Dinas Sosial Aceh menyatakan akan terus menguatkan program yang berpihak kepada anak, terutama mereka yang membutuhkan perlindungan khusus.
Dengan kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap setiap anak di Aceh tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang sebagai fondasi menuju Aceh yang lebih maju dan sejahtera.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Langkat Komitmen Pertahankan UHC Prioritas untuk Akses Kesehatan
Pemkab Langkat menegaskan komitmen melanjutkan UHC Prioritas agar masyarakat tetap mendapat akses layanan ke...
Plt. Bupati Langkat Perkuat Komitmen Lawan Narkoba pada HANI 2026
Plt. Bupati Langkat Tiorita Surbakti menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor untuk melindungi anak dari...
Pelindo Multi Terminal Gelar Pelatihan Vokasi di Medan Belawan
Pelindo Multi Terminal, BBPVP Medan, dan BMM menggelar pelatihan vokasi olahan ikan dan barista di Medan Bel...
Pengacara: Sidang Ungkap Kemensos Koordinir Program Bantuan di Samosir
Penasihat hukum Fitri Agust menyatakan sidang buka fakta bahwa Kemensos mengoordinasi program bantuan di Sam...
Timsel Diminta Pertimbangkan Rekam Jejak Etik dalam Seleksi KPID Sumut
Tim Advokasi minta Timsel KPID Sumut mempertimbangkan integritas, kepatutan etik, dan rekam jejak calon dala...
Tanjungbalai Peringati HAN Ke-42: Sayangi Anak, Lindungi Masa Depan
Pemerintah Kota Tanjungbalai memperingati HAN ke-42 pada 23 Juli dengan tema 'Sayangi Anak, Lindungi dan Ban...