Komisi IV Dorong Pemerataan Hak Pangan di Indonesia Timur
Komisi IV DPR
Data ketidakcukupan dan IKP
Secara nasional, prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan pada 2025 tercatat 7,89 persen. Namun di beberapa provinsi di Indonesia Timur angkanya jauh lebih tinggi, menunjukkan kesenjangan akses pangan.
| Provinsi | Prevalensi Ketidakcukupan (%) | Indeks Ketahanan Pangan (IKP) |
|---|---|---|
| Papua Tengah | 32,30 | 41,6 |
| Papua Pegunungan | 28,72 | 31,9 |
| Papua | 26,11 | - |
| Maluku | 30,54 | - |
| Maluku Utara | 27,83 | - |
Penyebab dan tantangan akses pangan
Slamet menyatakan masalah pangan di wilayah timur tidak hanya soal produksi. Faktor distribusi, akses, dan kemampuan ekonomi rumah tangga untuk mendapatkan pangan bergizi sama pentingnya.
Ia mencatat adanya ketergantungan tinggi pada beras sebagai sumber energi utama, yang meningkatkan kerentanan ketika pasokan atau harga terganggu.
Penguatan pangan lokal sebagai solusi
Slamet mendorong kebijakan dan gerakan yang mengembalikan posisi pangan lokal sebagai sumber utama gizi masyarakat. Ia menekankan bahwa pangan tradisional bukanlah alternatif kelas dua, melainkan bagian dari strategi ketahanan pangan.
- Contoh sumber pangan lokal: sagu, talas, umbi-umbian, dan pisang.
- Perlu intervensi pada distribusi dan akses pasar agar pangan lokal dapat terjangkau secara luas.
- Penyuluhan gizi dan diversifikasi konsumsi harus diperkuat di tingkat komunitas.
"Semangat Pancasila mengajarkan keadilan, termasuk keadilan dalam pembangunan pangan yang menghargai potensi dan kearifan lokal setiap daerah. Karena itu, pengembangan pangan lokal harus menjadi bagian penting dari strategi menurunkan ketidakcukupan pangan dan memperkuat ketahanan pangan," ujar Slamet.
Upaya ini, menurut Slamet, membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperbaiki rantai distribusi, meningkatkan akses ekonomi, serta mengoptimalkan potensi lokal. Langkah-langkah konkret diperlukan agar hak dasar atas pangan dapat dinikmati secara adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Berita Terkait
MaiA: Platform AI Permudah Rencana Perjalanan Wisatawan
Kemenpar meluncurkan MaiA, platform AI untuk memudahkan penyusunan rencana perjalanan dan mempromosikan dest...
Pelemahan Rupiah Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia
Pelemahan rupiah membuat Indonesia lebih murah bagi wisatawan asing, mendorong kunjungan dari Asia meski tan...
Gede Narayana Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat
Gede Narayana resmi ditunjuk sebagai Wakil Ketua KIP menggantikan Arya Sandhiyudha; penetapan melalui rapat...
Pemerintah Siapkan Sanksi Publik bagi Pelanggar Uji Tuntas HAM
KemenHAM siapkan sanksi, termasuk publikasi identitas, bagi perusahaan >2.000 pekerja yang tak lapor uji tun...
DPR: Diplomasi Presiden Kunci Hadapi Tantangan Geopolitik
DPR menilai diplomasi presiden penting hadapi gejolak geopolitik; masukan publik layak dipertimbangkan, tapi...
UNDP: Uji Tuntas HAM Kini Wajib bagi Perusahaan Global
UNDP: uji tuntas HAM kini mengikat secara hukum dan jadi tuntutan investor; perusahaan Indonesia harus terap...