Guru ngaji protes, dua diduga pengedar sabu di Deliserdang ditangkap
Deliserdang — Viral di media sosial seorang guru ngaji, Halimahtusaqdiyah, memprotes dugaan transaksi narkoba jenis sabu yang berlangsung di depan anak-anak di Dusun II, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang. Aksi protes itu memicu penyelidikan dan berujung pada penangkapan dua tersangka oleh Satresnarkoba Polresta Deliserdang pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kronologi penangkapan
Satresnarkoba melakukan pengintaian berdasarkan laporan warga dan video viral yang direkam Halimahtusaqdiyah. Pada sekitar pukul 17.30 WIB petugas menemukan dan menangkap dua pria berinisial AA dan AS, warga Kecamatan Pantai Labu.
Pada Selasa 12 Mei 2026, sekitar pukul 17.30 WIB setelah melakukan penyelidikan, petugas tiba di lokasi dan mendapati seorang pria sesuai dengan ciri-ciri laporan masyarakat sedang duduk di bawah tiang tower, langsung mengamankan pria berinisial AA, dan AS, warga Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang,
Bukti yang diamankan
Petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait peredaran narkotika. Barang bukti disimpan di Satres Narkoba Polresta Deliserdang untuk proses hukum lebih lanjut.
- Satu plastik klip transparan kosong
- Satu sekop sabu terbuat dari pipet plastik
- Satu dompet kecil warna biru kuning
- Satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,40 gram
- Uang tunai sebesar Rp317.000
Rekaman protes dan ancaman
Dalam video yang beredar, Halimahtusaqdiyah menunjukkan pemuda yang diduga bertransaksi di dekat tempat anak-anak belajar mengaji. Ia menyoroti dampak keberadaan transaksi narkoba terhadap generasi muda di lingkungan itu.
Maaf ya Bang, kan sudah aku bilang tadi anak-anak duduk disitu pakai lah perasaan kalian, ya Allah, ya Tuhanku,
Setelah tersangka ditangkap, Halimahtusaqdiyah sempat menerima ancaman dan melaporkan rumahnya dirusak oleh pihak yang diduga keluarga pelaku. Kepolisian melakukan penghalauan terhadap warga yang menentang penangkapan dan memberi perlindungan kepada Halimahtusaqdiyah.
Dukungan dan bantuan untuk pondok tahfidz
Satres Narkoba Polresta Deliserdang kembali mendatangi rumah dan pondok Rumah Tahfidz Qur'an Ar-Rahmah yang dikelola Halimahtusaqdiyah. Tim menyerahkan bantuan Al-Qur'an sebagai dukungan moral dan materiil.
Dengan disalurkannya Al-Qur'an ke pondok Rumah Tahfidz ini, kiranya dapat membantu pihak pengelola Rumah Tahfidz Qur'an Ar-Rahmah untuk menempuh generasi penerus religius dan memberikan edukasi sejak dini tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,
Status perkara dan langkah selanjutnya
Dua tersangka telah ditahan dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan. Kasus ini menunjukkan peran warga dalam mengungkap peredaran narkoba, sekaligus menyoroti kebutuhan perlindungan bagi pelapor dan edukasi preventif bagi anak-anak di lingkungan rawan.
Penyidikan berlanjut untuk mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Aparat juga berjanji melanjutkan sosialisasi bahaya narkoba di pondok-pondok pengajian setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tiga Hakim PN Medan Dilaporkan ke Bawas MA soal Putusan PHI
Tiga hakim PN Medan dilaporkan ke Bawas MA soal putusan perselisihan hubungan industrial yang dinilai copy-p...
DPRD Minta Peninjauan Harga Tiket PRSU, Khawatir Bebani Warga
DPRD Sumut minta peninjauan harga tiket PRSU Rp35.000 (hari biasa) dan Rp75.000 (akhir pekan) karena dinilai...
68 Remaja Brimob Polda Sumut Latihan Mental dan Keterampilan Lapangan
68 remaja Brimob Polda Sumut menjalani latihan mental dan lapangan di Langkat pada 7 Juli untuk membentuk ke...
Tiga Berita Medan: Kritik Harga Tiket PRSU, Tuntutan Pengedar Sabu, Demo Pedagang
Tiga peristiwa di Medan: kritik harga tiket PRSU Rp75.000, tuntutan 5 tahun untuk terdakwa pengedar sabu, da...
GPM Aceh Besar Turunkan Harga Telur dan Cabai, Paket Rp215.000
Aceh Besar gelar Gerakan Pangan Murah 7 Juli; paket Rp215.000, telur turun ke Rp40.000 per papan dan cabai s...
Aceh Besar Sambut Ratusan Mahasiswa KKN USK untuk Pengabdian
Ratusan mahasiswa KKN USK diserahkan ke Pemkab Aceh Besar pada 7 Juli untuk mengabdi di gampong, mendukung p...